Mensos: Banyak Keluarga Tak Mampu Belum Tercver Program Pemerintah

204 views

2 khofifah 1SemeruSatu.com (Surabaya): Banyak keluarga kurang mampu belum tercover dalam program pemerintah, Kartu Indonesia Pintar (KIP). Demikian  dikatakan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, Minggu (2/8/2015).

Tahun 2015, pemerintah pusat menyiapkan KIP untuk 20,3 juta penduduk kurang mampu di Indonesia.

“Dalam setiap kunjungan akan melakukan monitoring update validasi data KKS, KIP dan KIS termasuk raskin di dalamnya karena KPA yang mempunyai kuasa pengguna raskin ada di Kementrian Sosial, validasi sekarang masih berjalan. KIP memang harus disisir,” katanya.

Ketua Umum PP Muslimat NU itu mengatakan, jika tahun 2014 sebanyak 6,3 juta orang KIP yang terserap, tahun 2015 pemerintah pusat menyiapkan 20,3 juta penerima KIP. Sebanyak 17,9 juta penerima di dalam koordinasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dan 2,4 juta penerima dalam koordinasi Kementrian Agama karena sebagian besar komunitas ada di MI dan Mts.

“Sehingga penting melakukan penyisir agar KIP segera bisa diterima murid dari keluarga 25 persen kurang mampu, ini dibawa dari data PPLS tahun 2011. Tahun ini dilakukan validasi melalui musdes dan muskel, data yang sudah divalidasi agar disampaikan ke kades hingga menteri,” lanjutnya.

Pasalnya, lanjut Khofifah, masih banyak keluarga kurang mampu yang belum tercover. Penerima KIP, lanjut Khofifah yakni anak usia sekolah yakni usia 6 tahun hingga 21 tahun atau SD hingga SMA. Khofifah menambahkan, panti yang mengasuh anak tidak yatim piatu tapi tidak teridentifikasi orang tuannya juga cukup banyak, meski ia tak mengaku tak mengantongi data resmi.

Usai menghadiri pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat Nadhatul Ulama (NU) Kabupaten Mojokerto di Kantor NU Kecamatan Sooko, Khofifah mengunjungi tiga rumah keluarga kurang mampu di Desa Daleman, Kecamatan Sooko dan membagikan KIP.(bj/eru)

Category: Headline, Indeks Berita, Indonesia