Bekerja Sesuai Fungsi Untuk Mengejar Prestasi

374 views

Anton CharlianSemerusatu.com: Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian Republik Indonesia Inpektur Jendral Anton Charliyan mengatakan, langkah dan kinerja Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso dalam penegakan hukum selama ia menjabat sudah tepat.

“Dan tidak ada yang melenceng, perlu diketahui, Polri itu bekerja bukan atas dasar penilaian pribadi atau netizen atau petisi, kita bekerja sesuai fungsi dan terus mengejar prestasi,” kata Anton, Rabu (5/8/2015).

Lanjut Anton, Jika pola kerja Polri dinilai dari petisi, asumsi atau penilaian pribadi, maka kata dia, pihaknya dengan gampang membuat asumsi yang sama dengan cara memerintah seluruh anggota Polri.

“Ya petisi itu hanya dinilai dari pribadi. Jadi Polri tidak ingin ikut campur soal itu. Sebenarnya gampang saja, kalau kita mau petisi-petisian, anggota kita ini ada sekitar 480 ribu kurang lebih loh, ya tinggal perintah saja kan selesai,” katanya menganalogikan seperti dilansir dari laman tribratanews.com.

Oleh karenanya, kata Anton, apapun instansi dan lembaganya, mereka harus mengejar prestasi sesuai bidangnya masing-masing. “Mari kita bekerja dan berprestasi sesuai bidang masingnya masing-masing,” tukasnya.

Sebelumnya, Badan Reserse Kriminal Polri memeriksa pegiat antikorupsi dari Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho sebagai saksi dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan pakar hukum pidana Universitas Padjadjaran, Romli Atmasasmita.

Selain itu, Bareskrim juga memeriksa Ketua Komisi Yudisial (KY) Suparman Marzuki dan Komisioner KY Taufiqurraham Syahuri terkait kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Hakim Sarpin Rizaldi.

Atas sikapnya tersebut, sejumlah kalangan dan kelompok pemangku kepentingan membuat sebuah petisi pencopotan Budi Waseso dalam laman org.change dengan tema “petisi copot budi waseso”. (eru)

Foto: Irjen Pol Anton Charliyan

Category: Forum, Indeks Berita