Polisi Geberek Penimbun Sapi

312 views

sapi kurbanSemerusatu.com (Jakarta):  Sekitar 500 sapi siap potong ditimbun sekaligus dibiarkan. Padahal sapi-sapi tersebut seharusnya sudah dipotong sebelum hari raya Idul Fitri 1437 H pada Juli 2015. Akibat penimbunan itu, akhirnya digerebek polisi.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Anton Charliyan mengungkapkan bahwa penggerebekan itu diduga sebagai tempat penimbunan sapi, identifikasi awal mengarah pada dugaan adanya upaya monopoli ekonomi. Yaitu dengan cara menahan sapi agar tidak dipotong.

Seharusnya, sapi-sapi ini harusnya untuk kepentingan lebaran tapi hingga sekarang tidak dipotong. Sesuai dengan perintah Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, yang mengindikasikan bahwa beberapa pelaku usaha pengadaan daging sapi melakukan aksi bandel, maka Mabes Polri membentuk tim khusus. Sebab, akibat dari aksi tersebut bisa berakibat pada matinya produksi lokal di Indonesia.

Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan mengungkapkan, bahwa lokasi penggerebekan terletak di belakang Bandara Internasional Soekarno-Hatta. “Lokasinya Jl. Kampung Kelor No. 33, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang dan Jalan Suryadharma, Selapajang,” kata Irjen Anton  di Jakarta seperti di laman tribratanewas.com, Rabu (12/8/2015).

Lokasi tersebut, kata Anton merupakan alamat dari perusahaan bernama PT Brahman Perkasa Sentosa. Sebagai tindakan awal, penyidik Bareskrim telah memasang garis polisi di sekitar lokasi penggerebekan. Sedangkan untuk pemilik tempat penimbunan pun diamankan di lokasi yang sama.

Penggerebekan ini sendiri dipimpin langsung oleh Komjen Pol Budi Waseso. Menurut Komjen Budi Waseso, lokasi penggerebekan kali ini menjadi satu dari beberapa lokasi yang menjadi incaran penyidik. (eru)

Foto: ilustrasi

 

Category: Headline, Indeks Berita, Mabes Polri