Kapolda Jateng: Didanai Suriah, Teroris yang Tertangkap di Solo

606 views

14 Kapolda Jateng Nur_Ali_Semerusatu.com (Jateng): Tiga terduga teroris yang tertangkap di Solo, Jawa Tengah mendapatkan kucuran dana langsung dari Suriah. Hal ini ditegaskan Kapolda Jateng Irjen Nur AliSementara ada tiga tersangka yang sudah ditangkap. “Mereka memeproleh uang dari Suriah untuk melakukan aksi teror,” kata Irjen Nur Ali, Jumat (2015-08-14).

Jenderal polisi bintang dua itu menandaskan,  tersangka Ibadurahman (19), warga Pasar Kliwon Solo, berhubungan langsung dengan jaringan bernisial BN di Suriah.

Ibadurahman, lanjut Nur Ali, menerima uang dari Suriah dan mengajak teman-temannya dalam kelompoknya untuk melakukan teror di beberapa tempat di Solo.

Sementara tersangka Yus Karman (31), warga Pasar Kliwon Solo, merupakan spesialisasi perakit bom. Dia juga ikut merakit bahan peledak bersama tersangka Ibadurahman.

Sementara Sugiyanto alias Giyanto, warga Pasar Kliwon Solo, bertindak sebagai pemberi sarana prasarana untuk merakit dan menyimpan bahan-bahan peledak tersebut. Dia juga ikut merencanakan survei lokasi sasaran, salah satunya di Kantor Kepolisian Sektor Pasar Kliwon.

“Tersangka ini pada 2012 juga terlibat melakukan aksi penembakan anggota polisi di Serengan Solo, dari hasil pemeriksaan yang bersangkutan,” lanjut Kapolda di laman tribratanews.com.

Direktur Intelijen Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri Kombes Polisi Ibnu Suhendra mengatakan, kelompok tersebut belajar teror dari kelompok jaringan Badri yang anggotanya ditangkap polisi tahun 2012.

Kelompok Badri, menurut dia, merekrut anak-anak sejak usai 14 tahun termasuk Fjr yang sudah menjadi ahli membuat bom saat ditangkap.

“Badri mengumpulkan orangnya usia anak-anak sekitar lima orang untuk belajar membuat bom. Tersangka yang kita tangkap sekarang ini, anak buahnya Badri,” katanya.

Anak buah Badri yang sekarang ditangkap tersebut kini sudah dewasa.

“Kelompok ini, berencana melakukan teror di Markas Polsek Pasar Kliwon, tempat ibadah, dan sasaran lainnya seperti anggota kepolisian. Mereka caranya akan meletakkan bahan peledak rakitan di Polsek,” kata Ibnu Suhendra. (eru)

Foto: Kapolda Jateng

Category: Headline, Indeks Berita, Polda