Ngaku Anggota DPRD Jatim, Tipu Anggota DPRD Bangkalan

210 views

0 a a a aBorgol13Semerusatu.com:  Ada banyak cara yang dilakukan oleh para pelaku kejahatan untuk menipu korbannya. Salah satunya dengan berpura-pura sebagai anggota dewan.  Tersangka berinisial SI (32) asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur nekat menipu korbannya seorang anggota DPRD Kabupaten Bangkalan Ulut dengan nominal hingga ratusan juta rupiah.

Aksi itu dilakukan tersangka dengan berpura-pura menjadi anggota DPRD Jatim Iskandar.
Kejadian itu bermula ketika tersangka menghubungi telepon seluler milik korban. Saat itu, tersangka mengaku sebagai seorang anggota DPRD Jatim asal Partai Demokrat dengan nama Iskandar.

Kepada korban, tersangka menawarkan pembuatan proposal proyek Kelompok Masyarakat (Pokmas), dengan nilai masing-masing proposal mencapai Rp 500 ribu. “Sedangkan total proposalnya saat itu mencapai 300 proposal.

Sehingga total seharusnya ada Rp 150 juta,”terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden P Argo Yuwono kemarin (13/8/2015).
Korban yang langsung yakin jika tersangka adalah Iskandar, langsung mengirim sejumlah uang kepada tersangka. Namun, jumlah uang yang dikirim ke nomor rekening tersangka hanya sebesar Rp 111 juta.

Korban baru menyadari dirinya ditipu tersangka awal Agustus lalu. Sebab, hingga saat itu tersangka masih belum membuatkan proposal tersebut. Oleh karena itu tersangka kemudian melaporakan kejadian itu kepada polisi.
Polisi yang menerima laporan tersebut, segera menindaklanjutinya dengan menangkap tersangka. Polisi menangkap tersangka saat berada di Jember. “Waktu itu tersangka hendak menuju Banyuwangi,”terang Argo.
Selain menangkap tersangka, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu unit telepon genggam beserta sim card, lalu satu unit mobil Daihatsu Sirion dengan nomor polisi DR 1546 DC milik tersangka, dua gelang emas, dua buku rekening Bank Mandiri, serta satu buku rekening Bank BCA.
Argo menduga, kejahatan itu tidak hanya dilakukan oleh tersangka sendiri. “Mungkin masih ada jaringannya, makanya saat ini kami juga masih akan terus mengembangkan kasus ini,”kata Argo.(eru)

Category: Headline, Indeks Berita, Polda