Penimbun Daging Sapi Bisa Dijerat UU Teroris

193 views

???????????????????????????????????????????Semerusatu.com (Jakarta):  Kepala Badan Reserse dan Kriminal Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso menegaskan, bahwa memiliki alasan kuat untuk menjerat penimbun daging sapi dengan Undang-Undang (UU) Terorisme. Selain itu, tentunya tidak menghilangkan tindak pidana UU Perdagangan.

Jenderal polisi bintang tiga itu menandaskan, jeratan dengan UU Terorisme ini untuk memberikan efek jera terhadap pelaku penimbunan. Sebab upaya yang dilakukan para penimbun sapi potong itu merupakan bentuk teror terhadap kebijakan pemerintah.

“Saya uji cobakan dengan konstruksi Undang-Undang Terorisme supaya efek jera ke masyarakat. Jadi jangan sampai terulang kembali,” tegasnya di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, seperti di laman tribratanews.com, Jumat (2015-08-14).

Terlebih ditemukan juga bukti sebuah surat dari pihak tertentu yang meminta para pedagang tidak menjajakan daging sapi. Hal ini menjadi bukti pendukung kuat untuk menjerat para spekulan.

“Ada surat yang menjadi bukti kalau itu bisa dikonstruksikan dengan Undang-undang teror. Sebenarnya bukan hanya surat tapi akibat dari langkanya daging juga bagian dari teror,” katanya.(eru)

Category: Headline, Indeks Berita, Indonesia