Polri Lakukan Pengamanan Ketat Jelang Pilkada Serentak

277 views

14 Kapolri n UnggungSemerusatu.com (Jakarta):  Sesuai instruksi Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Badrodin Haiti, Asisten Operasi (Asop) Kapolri Inspektur Jenderal Unggung Cahyono menegaskan, bahwa Polri telah memetakan daerah rawan konflik saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2015.

“Daerah rawan tersebut mulai dari taraf kecil yakni gangguan kemanan dan ketertiban masyarakat, tempat-tempat yang bekas daerah konflik, yang berpotensi konflik, serta gangguan kantibmas,” kata Irjen Unggung Cahyono, Jumat (14/8/2015).

Upaya ini akan terus dilakukan pihak Kepolisian guna menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan warga dalam Pilkada mendatang. Salah satu upaya yang dilakukan antara lain berupa Simulasi kerusuhan, strategi formasi penjagaan serta pemetaan daerah rawan kerusuhan nanti.

Setelah ada pemetaan tersebut, kata Irjen Unggung Cahyono selaku Asisten Operasi Kapolri, adalah dengan membentuk formasi penjagaan di tempat pemungutan suara. “Misalnya formasi pengamanan 2 – 10 – 5 di daerah aman, yakni dari lima TPS ada sepuluh linmas dan dua polisi berjaga di lokasi. Sementara daerah rawan satu yakni 2-4-2, sedangkan daerah rawan dua 2-2-1,” kata Irjen Unggung.

“Sampai saat ini belum ada permintaan pergeseran dan back up Mabes Polri. Nanti kami melihat situasi di lapangan para Kapolda dan Kapolres setempat. Mabes Polri sendiri telah menyiapkan 3.500 pasukan cadangan untuk membantu pengamanan pilkada di daerah,” pungkasnya di laman tribratanews.com. (eru)

Foto: Kapolri dan Irjen Uggung Cahyono

Category: Headline, Indeks Berita, Mabes Polri