Bom Teroris di Solo Itu Jenis Baru

243 views

14 Bom Di soloSemerusatu.com (Solo): Bom yang ditemukan di lokasi penggerebekan tiga terduga teroris di Solo, Jawa Tengah ternyata jenis baru. Hal ini diungkapkan oleh ahli bom Detasemen Khusus 88 Antiteror Kepolisian rrepublik Indonesia, AKBP Sunandi.

“Kami menemukan bahan peledak yang tergolong baru. Jadi bahan-bahan ini dicampur dengan metode basah yakni diblender setelah itu dikeringkan. Bahan-bahan itu lebih efisien karena bisa diledakkan lebih rendah atau lebih tinggi,” kata Sunandi saat gelar  jumpa pers bersama Kapolda Jawa Tengah, Irjan  Nur Ali di Mapolresta Solo, Jumat (14/8/2015).

Sementara itu, Direktur Intelejen (Dir Intel) Densus 88 Antiteror Polri, Komisaris Besar Polisi Ibnu Suhendra, mengatakan Densus 88 telah menyita sejumlah barang bukti itu di empat lokasi. “Tiga lokasi di Solo dan satu lokasi di Karanganyar,” katanya di laman tribratanews.com.

Menurut Ibnu, kondisi bahan peledak tersebut sudah hampir siap diledakkan. “Hanya butuh waktu satu atau dua jam untuk merangkai, bom sudah bisa diledakkan,” lanjut Ibnu.

Polisi juga menunjukkan sejumlah barang bukti yang telah disita. Barang bukti yang ditaruh berjejer di atas meja panjang itu berupa potasium, 21 buah switch atau pemicu ledakkan, sejumlah rangkaian elektronik, sepasang sepatu booth, lima bungkus serbuk putih, blender, bendera ISIS, jeriken hitam yang bertuliskan asam nitrogen, rangkaian lampu hias, dan barang bukti lainnya.

Selain itu juga, polisi sempat menunjukkan kaus hitam bertuliskan “Siap Terbunuh atau Menang” dan selembar kertas ukuran A3 berwarna cokelat yang berisi skema pembuatan bom. Dalam kertas tersebut juga terdapat tulisan, “Kekuatan itu adalah melempar, kekuatan terbaik adalah ledakan”.(tbn/eru)

Foto: Kapolda Jawa Tengah Irjen Nur Ali saat menggelar jumpa press terkait penggerebekan terduga teroris dan temuan bom 

Category: Headline, Indeks Berita, Polda