Teroris di Solo Itu Rencanakan Ngebom Kantor Polisi dan Tempat Ibadah

568 views

14 bom solo tskSemerusatu.com (Jateng):  Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Polisi Nur Ali menegaskan,  para terduga teroris yang tertangkap telah merencanakan untuk meledakkan kantor Kepolisian dan tempat-tempat ibadah di Solo, Jawa Tengah. Rencana peledakan bersamaan dengan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-70.

“Namun rencana mereka sudah diendus aparat kepolisian. Rencana para teroris itupun berhasil digagalkan. Mereka ditangkap dengan sejumlah barang bukti berupa bom yang siap diledakan,” kata Nur Ali di Solo, Jumat (14/8/2015).

Jenderal polisi bintang dua itu melanjutkan, kelompok ini masih ada kaitannya dengan jaringan-jaringan yang pernah dibongkar polisi sebelumnya dan tidak lepas dari Suriah.

Tiga tersangka pelaku teror yang ditangkap Densus 88 itu adalah  Ibadurahman (19) warga Semanggi RT 06 RW 04 Pasar Kliwon Solo, Yus Karman (31) warga Semanggi RT 05 RW 03 Pasar Kliwon Solo, dan Sugiyono (35) warga Semanggi RT 06 RW 05 Pasar Kliwon Solo.

Menurut pakar bom Densus 88 Antiteror Polri, Ajun Komisaris Besar Polisi Sunandi, temuan di tempat kejadian perkara selama penggeledahan empat lokasi itu adalah bahan-bahan untuk merakit bom.

“Kami dengan Tim Labfor telah menemukan sejumlah barang sebagai barang bukti antara lain, asam nitrat jika dicampur dengan urea dapat menjadi bahan peledak. Satu karung alumunium campuran untuk dampaknya, alat inisiator rakitan, 21 suit yang sudah jadi siap digunakan, kalsium nitrat, dan kertas tulisan cara merakit bom,” kata Sunandi di laman tribratanews.com. (eru)

Foto: tersangka teroris tertanglap Densus 88 Antiteror (tbn/eru)

 

Category: Headline, Indeks Berita, Polda