Moge Jogja Bike Rendezvous Menuai Kecaman

361 views

15 Moge di JogyaSemerusatu.com (Jogja): Kegiatan Jogja Bike Rendezvous (JBR) ke-10, yang berlangsung mulai 14-17 Agustus 2015 di Yogyakarta dihadiri sekitar empat ribu motor Harley-Davidson, menuai banyak kecaman.

Contohnya, di perempatan Condongcatur, rombongan motor gede (moge) dihentikan oleh orang bersepeda, karena nekat melanggar lampu lalu lintas. Dalam waktu yang tak berbeda jauh, Sabtu 15 Agustus 2015 malam, di perempatan Gedong Kuning, dikabarkan empat moge menabrak mobil dan melakukan pemukulan terhadap warga, sehingga warga tersebut harus dilarikan ke RS Bethesda Yogyakarta.

Berita aksi rombongan moge yang menabrak mobil dan memukul warga tersebut marak diunggah ke media sosial, dan banyak mendapatkan tanggapan negatif dari para netizen. Namun, kepolisian membantah adanya kejadian kecelakaan di perempatan Gedong Kuning dan pemukulan terhadap warga yang dilakukan oleh pengendara Harley-Davidson.

“Tidak ada laporan kejadian kecelakaan yang melibatkan motor Harley Davidson dengan mobil. Apalagi adanya pemukulan kepada warga, yang berujung sampai dibawa ke rumah sakit,” kata Kanit Laka Polres Bantul, Ipda Budi Haryanto, Minggu (16/8/ 2015).

Budi menjelaskan, jika terjadi kecelakaan, apalagi pemukulan terhadap warga, seharusnya petugas, minimal yang bertugas di wilayah tersebut, yang dalam hal ini adalah Polsek Banguntapan, menangani perkara tersebut dan memberikan laporan ke Polres.

Lebih jauh Budi mengatakan, jika memang terjadi tindak pemukulan, maka tindakan tersebut sudah masuk ranah pidana, sehingga korban bisa melapor ke polisi.

“Jika memang ada laporan, maka laporan tersebut akan ditindaklanjuti oleh polisi,” ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Kabid Humas Polda DIY, AKBP Any Pudjiastuti, yang menyatakan tidak ada laporan kejadian kecelakaan yang menimpa Harley dengan mobil. Apalagi, adanya tindak pemukulan oleh pengendara moge Harley Davidson.

“Tidak ada laporan yang masuk ke Polda terkait kejadian kecelakaan antara motor Harley dengan mobil di perempatan Gedongkuning,” jelas Any di laman viva.co.id.

Any mengakui, ada laporan yang masuk terkait adanya rombongan Harley-Davidson yang dihentikan oleh pesepeda di Condongcatur, Depok, Sleman.

“Ya, kalau itu memang benar adanya, dan laporan masuk ke Polda,” ujarnya. (eru)

Foto: pengendara sepeda pancal protes kepada peserta moge

 

Category: Indeks Berita, Olahraga