Sabu 2.106 Kg Senilai Rp 35 Miliar Gagal Diselundupkan di Pelabuhan Surabaya

281 views

18 NarkobaSemerusatu.com: Sabu seberat 2.106 kilogram yang dikemas 4 bungkus berhasil diamankan di Pelabuhan Peti Kemas, Jalan Tanjung Mutiata, Tanjung Perak, Surabaya. Arang haram yang disita itu senilai Rp 35 miliar.

Kabid Humas Polda Jatim, Polda Kombes Argo Yuwono didampingi Kakanwil Dirjen BC Jawa Timur, Rachmad Subagio, Selasa (18/8/2015) mengatakan, awalnya memperoleh informasi, adanya pengiriman kontainer dari Guangjou Cina yang berisi narkoba jenis sabu. Selanjutnya, bekerjasama dengan pihak Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya.

Petugas BC Tanjung Perak menggunakan alat X ray inilah, akhirnya barang haram itu bisa terkuak. Selain sabu, petugas juga mengamankan 7 alat pertanian, karena dalam layar monitor terlihat mencurigakan. Begitu diteliti terdapat 4 alat pertanian yang dimasuki bungkusan berisi sabu.

Dari situlah, terbongkar penyelundupan sabu dan petuigas BC berkoordinasi dengan Ditnarkoba Polda Jatim untuk proses penanganan lebih lanjut. Kasus ini kemudian dikembangkan, hasilnya penerima barang tersebut berinisial AS yang menandatangi penerima barang narkoba sabu tersebut, polisi melakukan tindakan untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka berinisial MS alias LIM warga Aceh dan HF alias AS, juga warga Aceh, Tersangka ini dijebloskan tahanan Mapolda Jatim.

Modusnya jaringan narkoba Tiongkok memasukkan barang sabu dengan cara menyusupkan ke dalam mesin alat pertanian lewat angkutan kapal laut.

Barang bukti yang disita berupa 7 alat pertanian (penyemprot hama) merk Thaisan, 4 bungkus berisi sabu seberat 2.106 kilo gram3 HP dan satu lembar tanda terima penyerahan barang yang ditandatangani tersangka Hafifudin alias Adi Saputro.

Untuk tersangka bisa dihukum paling lama `12 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 8 miliar.(eru)

Foto: Barang bukti dan teersangka digelar di halaman Ditnarkoba Polda Jatim      

Category: Headline, Indeks Berita, Narkoba