Sabhara Polda Jatim Main Sepak Bola Bertameng

1133 views

19 sabhara main bolaSemerusatu.com: Sebagai garda terdepan pengendalian massa, pasukan Sabhara Polda Jatim dituntut harus mempunyai ketangguhan fisik yang kuat. Setiap hari mereka dilatih intens agar mampu menghadapi situasi terburuk yang mungking terjadi. Namun untuk kali ini ada pemandangan berbeda di lapangan bola Mapolda Jatim, Rabu (19/8/2015) pasukan berbaju coklat itu berlatih sepak bola bertameng.

Bukan sekedar pertandingan bola biasa, para pasukan Dalmas tersebut bermain bola dengan atribut lengkap layaknya sedang bertugas di lapangan. Ya, mereka mengenakan pakaian pasukan huru hara (PHH) komplit, seperti rompi pelindung dada, helm dan tameng. Beban pakaian yang dikenakan pemain itu hampir 20 kg.

Latihan itu juga dikemas dalam rangka perayaan HUT Kemerdekaan RI. Ada empat kombi pasukan yang bertanding. Para pemain yang berlaga di lapangan hijau bermain dengan penuh semangat. Tidak jarang benturan keras diperagakan oleh para pemain itu. Meski demikian, para pemain tetap bermain tanpa emosi.

Di bawah terik matahari pagi yang mulai menyengat, dua kesebelasan bertanding tanpa kompromi. Di tribun, dua pihak suporter saling beradu nyanyian penyemangat. Kehadiran Polwan-Polwan cantik di sisi lapangan juga memberi warna tersendiri.

Peraturan yang diterapkan pada pertandingan sepak bola tameng itu sedikit berbeda dengan aturan sepak bola pada umumnya. Tidak ada kartu kuning yang dikeluarkan oleh pengadil lapangan. Hukuman bagi pemain yang melanggar diganti dengan  push up. ”Memang sengaja diganti dengan hukuman fisik (push up, Red). Ini memang untuk melatih kekuatan mereka,” kata Dirsabhara Polda Jatim Kombes Imam Sayuti.

Selain tidak ada kartu kuning, pemain juga bebas untuk menghalau bola dengan tameng. Lamanya pertandingan pun bukan 2×45 menit, tapi 2×25 menit. Si kulit bundar yang diperebutkan juga agak kempes, sehingga benar-benar menguras fisik untuk menendangnya.

Diharapkan dengan adanya pertandingan itu, fisik pasukan Dalmas menjadi lebih kuat. Selain itu, mental para pasukan juga menjadi tangguh dan bertambah fresh. Sebab, latihan sepak bola tameng itu juga beratmosfer ceria.

Sportifitas memang tetap dijunjung tinggi oleh para pemain. Usai melakukan pelanggaaran, mereka bersedia untuk membantu lawannya berdiri, bangkit kembali. Hasil pertandingan pun tidak mempengaruhi pertemanan mereka. ”Kami berharap, para pasukan ini punya jiwa besar. Baik saat pertandingaan, maupun di luar saat bertugas,” lanjut Imam. (eru)

Foto: Sabhara bertapeng main bola

 

Category: Headline, Indeks Berita, Polda