Bakal Calon Pilkada Lamongan Dibabat Pedang

379 views

21 Waka Polda Eddy HariayntoSemerusatu.com (Lamongan): Kepolisian Resor Kota Lamongan Jawa Timur memastikan motif pembacokan bakal calon Bupati Mujianto ditujukan untuk menggagalkan pemilihan Kepala Daerah. Kepastian ini diperoleh dari hasil pemeriksaan intensif terhadap 6 pelaku yang telah diringkus polisi.

“Mereka ingin korban (Mujianto) mengundurkan diri atau batal dari pencalonan Pilkada,” ujar Kapolres Lamongan AKBP Trisno Rahmadi, Jumat  (21/8/2015).

Keenam tersangka itu berisinial RJ (50), SA, EK, SP, Y dan S diketahui memiliki peran yang berbeda-beda. RJ disebut sebagai penyandang dana yang menyiapkan uang Rp150 juta kepada para pelaku.

Sementara SA bertugas sebagai eksekutor, EK sebagai penerima order, SP sebagai joki, Y sebagai kurir serta S sebagai penghubung.

“RJ rela menjadi penyandang dana karena sakit hati pada korban akibat gagal saat menjadi Calon Legislatif pada Pemilu lalu,” kata Trisno.

“Kami  masih terus mendalami kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus ini,” lanjut Trisno.

Bersama para tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti satu buah sepeda motor, celana jeans, satu buah pedang, jaket, sisa uang upah Rp 4.487.000 dan lainnya.

Para tersangka akan dijerat dengan pasal 53 KUHP Junto 353 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Mujianto, bakal calon Bupati Lamongan diketahui dibacok oleh orang tak dikenal pada 12 Agustus 2015 di depan rumahnya. Akibatnya mengalami luka parah di kepala, leher dan tangan.(eru)

 

Foto: Waka Polda Jatim, Brigjen Eddy Harianto dan Dirreskrimum Kombes Bambang Priyambhada didampingi Kabid Humas (viva/eru)

 

Category: Indeks Berita, Polres