Dikebumikan, Jenasah AKP Bryan Korban Tertembak Teroris di Poso

751 views

21 Jenasah BrianSemerusatu.com:  Jenazah Ajun Komisaris Polisi (anumerta) Bryan Theopany Tatontos, perwira Kepolisian Republik Indonesia dari Brigade Mobil Daerah Sulawesi Tengah, yang gugur pada penyergapan kelompok teroris pimpinan Santoso di Poso Rabu (19/82015) malam, diterbangkan ke Manado dari Bandara Mutiara Palu, Jumat (21/8/2015). Jenazah akan dikebumikan di kampung halamannya.

Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal Polisi Idham Azis memimpin langsung upacara penyerahan jenazah kepada keluarga dan pelepasannya ke Manado di Ruang Torabelo, Mapolda Sulteng. Upacara pelepasan jenazah ini disaksikan Asisten Operasi Kapolri Irjen Unggung Tjahyono.

Suasana haru yang diwarnai tangisan anggota keluarga dan teman-teman korban mengiringi pengusungan peti jenazah yang tertutup bendera Merah Putih tersebut.

Kapolda Sulteng atas nama Kapolri menyampaikan penghargaan kepada almarhum atas semua jasanya kepada bangsa dan negara, dan salah satu bentuk penghargaan dari pimpinan Polri, Bryan Theopany Tatontos, alumni Akademi Kepolisian 2012 dan PTIK 2013 tersebut dianugerahi kenaikan pangkat satu tingkat menjadi Ajun Komisaris Polisi (AKP).

Ibunda almarhum, Kompol Telly Lombontariang, mengaku pasrah dan tampak tegar menyaksikan peti jenazah diusung keluar ruang Torabelo Mapolda Sulteng menuju Bandara Mutiara.

“Saya terakhir kali bertemu anak saya yakni pada Mei 2015 saat dia datang mengambil kendaraan pribadinya di Manado,” ujar Ny. Telly di laman tribratanews.com.

AKP (Anumerta) Bryan Theopany Tatontos tewas setelah terlibat aksi baku tembak dengan kelompok teroris di Pegunungan Langka, sekitar Desa Kilo, Kecmatan Poso Pesisir Utara, kabupaten Poso, Rabu (19/8/2015) malam.

Kontak senjata itu juga menewaskan seorang anggota kelompok Santoso bernama Bado alias Osama, yang diduga warga Poso dan jenazahnya masih dalam proses otopsi dan identifikasi di Rumah Sakit Umum Bhayangkara Palu.

Hingga kini sekitar 300 personel Polda Sulteng yang dibantu Brimob Kelapa Dua Jakarta terus melakukan penyisiran di Pegunungan Langka dan Gunung Biru untuk mengejar para teroris.

Menurut rencana, kata Kapolda, Polri akan kembali menggelar operasi pengejaran teroris di Poso dengan sandi Camar maleo III pada awal September 2015. (eru)

Foto: jenasah Bryan

Category: Headline, Indeks Berita, Mabes Polri