Kasus Lapindo, Jokowi Siap Beri Ganti Rugi Gunakan Dana Talangan APBN Rp 767 Miliar

323 views

25 Jokowi di LapindoSemerusatu.com (Sidoarjo)):  Dalam kunjungan kerja (kunker) ke tanggul 25, dekat pusat semburan lumpur panas di bekas area Sumur Banjar Panji I milik Lapindo Brantas Inc untuk menemui korban lumpur dalam peta area terdampak (PAT), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memastikan ganti rugi dengan dana talangan uang APBN senilai Rp 767 miliar sudah siap.

Jokowi menemui korban lumpur didampingi ibu negara, Menteri PU, Basuki Hadi Muljono, Mensos Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim H. Soekarwo, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah dan pejabat lainya.

Menurut Jokowi, akhir September semua pelunasan ganti rugi korban lumpur dalam PAT akan terseleseikan. “Dana pelunasan sudah siap, dan tinggal antri giliran dalam pembayaran melalui rekening masing-masing,” kata Jokowi, di laman beritajatim.com, Selasa (25/8/2015).

Jokowi meminta kepada warga korban lumpur mematuhi segala aturan yang diperlukan dalam verifikasi korban lumpur. Hal itu dilakukan agar proses pencairan pelunasan uang ganti rugi, tepat sasaran dan tidak ada masalah di belakang hari. “Uang yang diterima, juga harus digunakan yang bermanfaat jangan dihambur-hamburkan untuk kepentingan sesaat,” harap Jokowi.

Mendengat pernyataan Jokowi, korban lumpur juga merasa senang karena penantian pelunasan dalam waktu 9 tahun itu dipastikan akan selesai. “Senang mas ada kepastian gini,” imbuh Mutmainnah korban lumpur lumpur asal Kelurahan Siring Porong.

Diberitakan sebelumnya, jumlah ganti rugi yang sudah terlunasi sebanyak 753 berkas dengan nilai uang sebesar Rp 155 miliar. Sementara untuk berkas yang belum terlunasi, sebanyak 2.578 berkas. Sedangkan berkas yang masih bermasalah, ada sebanyak 88 berkas. (eru)

Foto: Jokowi saat berada di Lapindo (bj)

Category: Headline, Indeks Berita, Jatim