Ceritera Mojopahit dan JFC Jember Makin Mempesona

402 views

28 JemberSemeruSatu.com (Jember): Persiapan Kapolres Jember dan 50 personil Jember dalam acara JFC (Jember Festival Carnaval) 2015 akan berlangsung 30 Agustus 2015 sebagai opening dengan memerankan pasukan Mojopahit dan Kapolres Jember, AKBP Sabilul Alif sebagai Gajah Mada.

Sebagai wujud Polri yg partisipatif, inovati dan mengambil bagian dalam setiap kegiatan masyarakat dengan jiwa “Down To Earth”.

Kegiatan ini dilakukan bukan RBT (rencana bangun tidur) tapi disusun dan direncanakan sejak jauh hari, dimana Jember, Jawa Timur mempunyai Potensi besar dalam kegiatan ivent internasional.

Untuk itu dibuat program yg dinamakan “JEMBER SUWAR SUWIR” yg salah satu programnya adalah “POS PERWIRA”

Pos Perwira: POLISI PEDULI PARIWISATA DAN DUNIA KREATIF Adalah program kepolisian terkait dengan pariwisata dan dunia kreatif. Sektor pariwisata dan dunia kreatif merupakan sektor yang terkait erat dengan kamtibmas, sehinga perlu mendapat perhatian dari polisi.

Keberadaan obyek wisata akan menjadi tempat kerumunan orang sehingga rawan terjadi gangguan kamtibmas dan tindak kriminalitas seperti penjambretan, penipuan, tindak asusila, dll.

Dunia kreatif seperti seni budaya, karnaval, pertunjukan/pameran, musik, dll menarik wisata dan sangat potensial memajukan Jember seperti event Bulan Berkunjung Jember (BBJ) dan Jember Fashion Carnival (JFC) yang sudah terkenal di kancah nasional, bahkan internasional. Event-event tersebut harus dijaga agar tidak terjadi gangguan kamtibmas di dalam penyelenggaraannya. Tempat-tempat wisata, kreativitas dan kearifan lokal di Jember harus dioptimalkan agar memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Oleh karena itu, polisi harus mampu memberikan upaya perlindungan, pengayoman dan pelayanan di bidang pariwisata maupun dunia kreatif dalam rangka menciptakan kamtibmas. Dengan terciptanya kamtibmas, maka dunia pariwisata dan dunia kreatif dapat berjalan dan produktif demi kemajuan masyarakat.

Di dunia pariwisata dan kreatifitas, selain upaya pengamanan, polisi juga harus mampu berperan dan berpartisipasi aktif sehingga polisi mampu berbaur dan dekat dengan masyarakat serta mampu menampilkan pertunjukan kepada masyarakat dengan mengkolaborasikan seni/kreativitas dengan gaya kepolisian.

Kegiatan bisa dilakukan terkait dengan pariwisata dan dunia kreatif antara lain:

Pengamanan tempat pariwisata.

Berpartisipasi dalam event-event kreatif sehingga polisi dapat menampilkan performanya yang humanis, dapat berbaur dan dekat dengan masyarakat.

Mengembangkan seni kreatif dengan gaya kepolisian.

Mengadakan lomba-lomba kreasi yang menjadi wadah para kreator dari semua segmen: pelajar, pemuda, mahasiswa dan masyarakat umum. Trermasuk mengadakan lomba musik patrol. (hpj/eru)

Foto: kreatifitas JFC

 

Category: Headline, Indeks Berita, Polres