Tim Walet Polda Jatim Tembak Mati Residivis

892 views

0 a  mayat (waspada.coidSemeruSatu.com: Tim Walet Subdit III, Jatanras, Ditreskrimum Polda Jatim tembak mati perampok, Jumat (28/8/2015). Pelaku yang ditembak mati itu sudah melalang buana hingga sudah 20 lokasi kejadian yang menjadi sasaran aksi kejahatannya.

Kapolda Jatim Irjen Anas Yusuf usai solat Jumat membenarkan anggota dari TIM Walet berhasil melumpuhkan pelaku perampokan yang masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak setahun lalu.Tewasnya buronan itu karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. “ Karena pelaku melawan saat akan ditangkap,” kata Kapolda.

Pelaku yang tewas tertembak mati adalah Sholeh (28) warga Winongan, Pasuruan, Jawa Timur. Perampok yang satu ini tidak segan segan untuk melukai korbannya, kemudian sepeda motornya milik korban diranmpas pelaku.

Aksi terakhir pelaku melakukan kejahatan di depan kantor Golkar, Jalan Panji Suroso, Blimbling, Malang Kota, Jawa Timur dan melakukan perampokan di Puspo Pasuruan ini melakukan pencurian hewan.

Kronologis penangkapan, sebelum pelaku ditembak mati, polisi sudah berulang kali melakukan penggerebekan di tempat persembunyian pelaku di Dusun Dukuh wetan, Desa Sumber Rejo, Winongan, Pasuruan, tapi pelaku berhasil meloloskan diri.

Namun nasib lagi naas, polisi memperoleh informasi tentangf keberadaan pelaku berada di Purwosari, Kabupaten Pasuruan dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio GT biru hitam.

Saat itu juga, anggota Tim Walet, Iptu Fauzi dan Iptu Iwan dengan mengendarai sepeda motor meluncur ke Purwosari untuk melakukan penangkapan. Begitu sampai di sana (Purwosari), pelaku bisa dipantau, yang saat itu pelaku bersepeda motor melaju ke arag Nongkojajar, Pasuruan.

Saat pelaku berada di Jalan Raya Ngembal Pasuruan, kedua polisi itu memerintahkan pelaku untuk berhenti dari laju kendaraannya. Namun pelaku tak menghiraukan, lalu diberi tembakan perinatan. Dari pada buruannya kabur, sepeda motor yang dikemudikan pelaku ditabrak oleh kendaraan yang dikemudikan polisi itu.

Saat itu pula kendaraan yang dikemudikan pelaku terjatuh, akhirnya terjadi pergumulan antara Iptu Fauzi dengan pelaku Sholeh. Akibatnya, senjata polisi itu meletus mengenai kaki kiri Iptu M Fauzi.

Kemudian pelaku ditembak dadanya dua kali. Selanjutnya Iptu Iwan menghubungi Tim Walet laiinnya untuk memberi pertolongan kepada Iptu M Fauzi. Sedangkan mayat Sholeh dikirim ke kamat mayat RSUD Dr Soetomo Surabaya untuk dilakukan visum et repertum.

Dari hasilpenangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti milik pelaku berupa sepeda motor Mio, tas hitam berisi 2 bo, ikan (bondet) dan clurit. (eru)

Foto: ilustrasi     

 

Category: Headline, Indeks Berita, Polda