Polisi Sita Celurit Pemabuk

962 views

31 Satpam bawa Pisau Polres PerakSemeruSatu.com: Tidak ingin kehilangan motornya, karena akan diambil pihak leasing, Alfian Hadi (24) tinggal di Jl Jagalan, Surabaya selalu mempersenjatai dirinya dengan membawa sebilah clurit. Namun, bukannya orang leasing yang datang, melainkan polisi dari Polsek Pabean Cantikan – Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang menciduknya.

Penangkapan tersangka ini bermula ketika petugas Polsek, yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Siswo Tarigan, mendatangi sekelompok orang, yang menggelar pesta minuman keras (miras) di Jl Semut Kalimir Surabaya.

Mengetahui ada petugas datang, beberapa pemabuk berhasil kabur, namun tidak bagi tersangka yang saat itu gagal menyalakan mesin motornya.

“Kami berhasil mengamankan beberapa pemabuk termasuk tersangka, selanjutnya kami lakukan penggeledahan. Ternyata dalam jok motornya kami menemukan clurit lengkap dengan sarungnya yang terbuat dari kulit,” kat kanit saat mendampingi Kompol I Ketut Madia, Kapolsek Pabean Cantikan, Minggu (30/8/2015).

Mulanya petugas mencurigai tersangka merupakan pelaku bandit jalanan, namun saat menjalani penyidikan tersangka mengungkapkan, jika clurit tersebut digunakan untuk menakut-nakuti pihak leasing. Sebab motor Yamaha Mio Soul miliknya tersebut, sudah menjadi incaran karena tunggakan angsuran selama empat bulan.

“Tersangka membawa clurit karena sebelumnya pernah motornya akan dibawa pihak leasing, yang mendatangi rumahnya. Karena tidak ingin motornya diambil saat diluar rumah, tersangka membawa clurit, dengan tujuan agar pihak leasing tidak ambil paksa,” imbuh kanit sambil menunjukan barang buktinya.

Sedangkan menurut tersangka sebenarnya langsuran motor sebulan Rp 520 ribu tersebut, sudah dibayar sebanyak 21 kali, dan sempat macet empat bulan. Kemudian pihaknya didatangi pihak leasing, dan menitipkan angsuran untuk dua bulan. Ternyata uang tersebut tidak dimasukan ke leasing, dan tagihannya tetap.

“Saya sudah titip pada koletor ketika ada yang datang ke rumah, ternyata uangnya tidak disetorkan, sehingga ada kolektor lain yang datang akan mengambil motor. Karena jengkel inilah saya berencana akan meminta uang saya, tapi tidak pernah ketemu dengan kolektor tersebut, malah saya ditangkap polisi,” ujar tersangka. (hpp/eru)

Foto: barang bukti yang diamankan polisi

 

Category: Indeks Berita, Polres