1 September 2015, Polwan Genap Berusia 67 Tahun

314 views

1 HUT Polwan 67SemeruSatu.com: Sejarah Polwan di Indonesia dimulai pada 1 September 1948. Ketika itu, di Bukittinggi, Sumatera Barat, pemerintah Indonesia tengah berjuang menghadapi agresi militer II Belanda.

Akibat serangan besar-besaran Belanda, ada arus pengungsian di mana-mana. Pria, perempuan, dan anak-anak meninggalkan rumah mereka untuk menjauhi titik-titik peperangan.

Ketika memasuki wilayah yang dikuasai Republik, untuk mencegah terjadinya penyusupan, para pengungsi harus diperiksa oleh polisi. Tapi pengungsi perempuan menolak diperiksa polisi pria (Polki).

Pemerintah lalu menunjuk Sekolah Polisi Negara di Bukittinggi untuk mulai merekrut polisi wanita (Polwan). Pendidikan pertama Polwan diikuti oleh 6 putri terbaik Sumatra Barat. Mereka adalah Nelly Pauna Situmorang, Mariana Mufti, Djamaniar Husein, Rosmalina Pramono, Rosnalina Taher dan Dahniar Sukotjo. Selanjutnya dikenal dengan sebutan Perintis Polisi Wanita.

Ke enam gadis remaja tersebut secara resmi tanggal 1 September 1948 mulai mengikuti Pendidikan Inspektur Polisi di SPN Bukittinggi, yang sekarang digunakan sebagai kantor Polres Bukittinggi. Sejak itu dinyatakan lahirlah Polisi Wanita yang akrab dipanggil Polwan.

Tahun terus berganti, tantangan Polwan dari zaman ke zaman tentu terus berubah. Kini, setelah 67 tahun berdiri, kiprah Polwan di tengah masyarakat sudah diakui, tugas Polwan bukan hanya menyangkut masalah administrasi tetapi juga tugas-tugas Polki. (tbnews/eru)

Category: Headline, Indeks Berita, Mabes Polri