Polrestabes Surabaya Cokok Sindikat Spesialis Pembobol Rumah Kosong

1181 views

1 bobol rumah tabesSemeruSatu.com: Selama satu bulan diburu, akhirnya anggota Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil bekuk kawanan spesialis pembobol rumah kosong antar daerah.

Tujuh pelaku yang menjadi target polisi, baru empat orang telah diringkas di sebuah hotel yang ada di Madiun, Jawa Timur. Sedang tiga pelaku belum berhasil tertangkap.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Mattanete mengatakan, ‎kawanan pembobol rumah kosong ini, sudah beberapa kali hendak menjarah Kota Pahlawan, Surabaya, tapi selalu gagal.

“Mereka sukses menjarah beberapa daerah lain di Jawa Timur, seperti daerah Mojokerto, Lamongan, Madiun dan beberapa daerah lain. Tapi, ketika hendak menjarah rumah yang ada di Surabaya, mereka selalu gagal,” terang Takdir di Mapolretabes Surabaya, Senin (31/8/2015).

Sedangkan untuk data dari empat pelaku itu terdiri dari, Sukardi alias Nanang Iswandi alias Idem (43) asal Pucangan, Surabaya, Reyvan Prasetiyo Moko Ago (30) asal Sidoarjo, Yuko Pradesa (25) asal Jombang dan Rizky Saifullah (23) asal Surabaya.

Sementara tiga orang, yaitu PE, ED dan SN masih dalam pengejaran (DPO). “Semuanya (para pelaku) residivis pelaku pencurian dan pemberatan,” ungkap Takdir.

Dari hasil pemeriksaan tersangka, aksi pelaku ini menggunakan modus dengan menyamar sebagai sales dan bila melihat ada rumah kosong, langsung dimasuki oleh para pelaku.

“Cara mereka masuk rumah yang menjadi targetnya, dengan merusak gembok dan kunci pintu. Kemudian, saat berada di dalam rumah, mereka membongkar brankas milik korban,” ucap perwira dua melati di pundak ini.

Saat empat pelaku ditangkap tim Unit Resmob Polrestabes Surabaya yang dikomandoi AKP Agung Pribadi di Madiun, ‎polisi juga menemukan barang bukti berupa 1 unit mobil Toyota Avanza L 1630 KD, dua linggis, empat kunci L, plat nomor palsu, satu unit TV LCD 32 Inc, dan dua paket sabu-sabu beserta perlengkapannya serta satu amplop berisi daun ganja.

“Ketika hendak ditangkap, para pelaku sempat melarikan diri, sehingga kami terpaksa melumpuhkan kaki mereka dengan timah panas. Kecuali tersangka Rizky‎ yang lebih dulu menyerah,” tandas Takdir.

Sementara tersangka mengaku, beberapa kali sempat hendak menjarah rumah di Surabaya. Tapi selalu gagal. “Kalau di Surabaya kami takut tertangkap dan ditembak sama polisi. Di luar Surabaya, beberapa kali berhasil,” kata tersangka Reyvan. (bj/eru)

Foto: pelaku diamankan polisi

Category: Indeks Berita, Polres