Terkait Bentrok Fisik, Panglima TNI Intruksikan Untuk Saling Mengenal TNI dan Polri

355 views

1 PAnglima TNISemeruSatu.com (Malang): Panglima Tentara Nasional Indonesia, Jendral Gatot Nurmantyo menegaskan tidak perlu terjadi lagi konflik atau bentrokan fisik di Polewali Mandar, Sulawesi Barat yang menewaskan seorang personel TNI dan melukai beberapa orang lainnya, pada 30 Agustus 2015 lalu. Bahkan meminta kepada anggotanya untuk saling mengenal dengan personil polisi.

“Saya Instruksikan kepada anggota saya untuk saling mengenal dengan Polri, jika mereka sudah saling mengenal tidak akan ada lagi gesekan diantara kedua lembaga ini,” ujar Gatot di laman beritajatim.com, Selasa (1/9/2015).

Pernyataan ini, dilontarkan Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo, seusai memberikan kuliah tamu, di depan 12 ribu lebih mahasiswa baru pada program pengenalan kampus Universitas Brawijaya Malang.

Para pemimpin TNI dan Polri di daerah harus mampu membawa anggotanya hidup damai berdampingan, seperti yang dimandatkan Panglima TNI dan Polri.

“Pimpinan TNI dan Polri di daerah harusnya dapat menggandeng seluruh personelnya dalam suasana rukun, damai, dengan sesering mungkin menggelar acara bersama. Ini semua demi memupuk kebersamaan, sikap toleransi, dan hidup berdampingan antar personel di daerah,” lanjutnya.

Konflik tersebut, disebut Gatot lebih disebabkan karena adanya miskomunikasi antara personel aparat keamanan di daerah. Konflik tersebut biasanya muncul akibat gesekan antara oknum TNI dan Polri, yang kemudian merembet ke rekan-rekan pelaku di kesatuan yang bersangkutan.

Tidak seharusnya, setiap perselisihan yang terjadi antara personel institusi TNI Polri, harus berakhir dengan letusan senjata, yang berujung pada kematian anggota. (bj/eru)

Foto; Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (bj)

Category: Hankam, Indeks Berita, Indonesia