Polres Ngawi Amankan Penipu Ulung

522 views

22 Borgol 1SemeruSatu.com (Ngawi): Kasus penipuan sekaligus penggelepan uang sebesar Rp 117 juta dengan dalih bisa dikembangkan uang rupiah asli dengan bantuan makhluk ghaib. Terbongkarnya kasus dengan pelaku inisial “ST” alias Gus Khodir alias Mbah Sin alias Mustofa, warga Nganjuk, Jawa Timur atas laporan dari Korban berinisial SMY, warga Kecamatan Pitu yang melapor di Polres Ngawi.

Kasubbag Humas Polres Ngawi, AKP Subardi SH didampingi KBO Satreskrim Iptu Subandi SH, Kamis (3/9/2015) mengatakan, pelaku menjanjikan kepada korban dalam waktu 7 hari bisa membantu mendatangkan uang asli dengan bantuan makhluk ghaib sebesar Rp 500 juta sampai Rp 600 juta sesuai dengan yang dibutuhkan. Namun harus membayar mahar sebesar Rp 100 juta  yang gunanya untuk membeli minyak hajar Aswad untuk ritual dan biaya jasa.

Uang tersebut nanti akan dimasukkan ke dalam kotak yang telah disiapkan, berapapun isinya harus diambil dan kotak tersebut akan terisi secara terus menerus selama 41 hari.

Saat beraksi, pelaku selalu menggunakan sarung, baju koko, jas dan songkok warna hitam dan putih untuk meyakinkan korban setiap bertemu. Pelaku untuk meyakinkan korban selalu mempraktekkan mendatangkan berupa uang dalam jumlah kecil dengan cara pelaku menulis Rajah pada selembar kertas kemudian diberikan minyak lalu dibakar beserta uang Rp 100.000.

Setelah itu, abu dari kertas yang dibakar tadi ditaruh ditangan pelaku dan digosok-gosokkan (tangan pelaku posisi dibelakang badan), setelah itu tangannya tiba-tiba berisikan uang pecahan Rp 100.000 sebanyak Rp 1 juta. Kemudian uang tersebut diberikan kepada korban, namun pelaku berpesan kepada korban agar sebagian uang tersebut disumbangkan kepada fakir miskin.

Selain itu, pelaku mempraktekkan lagi seperti yang telah dilakukan dengan membakar uang Rp. 300 ribu dan menjadi Rp 3,6 juta. Lalu pelaku berpesan kepada korban agar sebagian uang tersebut disumbangkan kepada fakir miskin.

Pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang tindak Pidana penipuan dan atau penggelapan dengan ancaman hukuman penjara selama-lamamya 4 tahun. (hpw/eru)

Foto: ilustrasi

 

Category: Indeks Berita, Polres