Angin Kencang Melanda Mekkah, Crane Patah Tewaskan Jamaah Haji Indonesia

662 views

crane jatuh  twitter saudi GazetteSemeruSatu.com: Badai angin kencang disertai hujan es melanda Mekkah, termasuk di kawasan Masjidil Haram dan Pemondokan Haji Aziziah, Jumat (11/9/ 2015) sekitar pukul 17.30 (bakda Salat Asar).

Badai ini mengakibatkan sebuah crane untuk pembangunan perluasan Masjidil Haram patah dan menimpa jemaah haji yang sedang melakukan tawaf.

Berdasarkan rilis yang diterima viva.co.id, segera setelah kejadian tersebut Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi dan Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifuddin yang saat itu sedang berada di Jeddah langsung memerintahkan Konsul Jenderal RI Jeddah dan Atase Haji untuk menuju ke Mekkah guna mengoordinasikan penanganan WNI yang kemungkinan menjadi korban.

Hingga pukul 01.00 LT, 12 September 2015 diketahui jumlah WNI yang menjadi korban sebanyak 33 orang. Sebanyak 31 jemaah luka dan 2 jemaah wafat.

Korban tersebar di dua lokasi, yaitu di Sektor 4 di RS Ajyad. Korban meninggal dunia di sektor 4 atas nama Masnauli Sijuadil Hasibuan (59), seorang perempuan dari kloter MES. Sementara itu, korban meninggal di RS Ajyad atas nama Iti Rasti bt Darmini (57) dari kloter JKS.Bagi keluarga yang ingin mengetahui daftar dan kondisi korban terakhir, PPIH Arab Saudi telah menyiapkan hotline di +966 543603154.

Saat ini, tim KJRI bersama Tim Haji masih terus menangani korban yang sudah ditemukan. Tim juga masih terus melakukan sweeping untuk mencari kemungkinan adanya korban WNI lainnya, mengingat jemaah haji Indonesia merupakan jemaah terbesar.

Konsulat Jenderal RI bersama Staf Teknis Haji di Jeddah sedang berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan WNI yang menjadi korban mendapatkan penanganan terbaik.

Kementerian Luar Negeri juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang terjadi. Mereka akan memastikan proses identifikasi bersama dengan pihak terkait lainnya, serta bantuan bagi korban WNI dapat diberikan secepatnya.

Sementara itu, Ketua DPR RI, Setya Novanto, menyatakan bela sungkawa atas musibah yang menimpa jemaah haji, termasuk dari Indonesia yang menjadi korban atas peristiwa jatuhnya crane di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi.

“Innalillahi wa innailaihi rojiun. Saya turut berbelasungkawa atas wafatnya dua jemaah haji asal Indonesia, Masnauli Hasan Hasibuan dari kloter 09 Embarkasi Medan Sumatera Utara dan Siti Rasmi Darmini dari kloter 23,” kata Setya Novanto melalui siaran pers yang diterima viva.co.id, Sabtu (12/9/ 2015).

Novanto memohon seluruh rakyat Indonesia mendoakan mereka yang wafat dan luka-luka dalam peristiwa tersebut.

“Semoga para jemaah, khususnya jemaah haji Indonesia yang meninggal agar dihapuskan semua dosa dan diterima seluruh amal ibadahnya, sehingga mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan ikhlas serta diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” katanya.

Selain itu, Novanto berharap sekitar 30 jemaah asal Indonesia lain yang mengalami luka dan sedang mendapat perawatan di rumah sakit sekitar Masjidl Haram, Arab Saudi mendapat pelayanan yang baik.

Politisi Partai Golkar ini mengatakan akan terus memantau peristiwa ini. Di mana pemerintah telah melakukan langkah-langkah yang dianggap tepat dalam kondisi darurat.

“Saya sangat mengapresiasi langkah cepat Kementerian Agama. Di mana, Pak Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin terjun langsung ke lokasi dan rumah sakit, tempat di mana para jemaah dirawat,” katanya.

Selain itu, menurut dia, DPR menghormati pemerintah Arab Saudi terutama Gubernur wilayah Mekkah, Pangeran Khaled Al Faisal yang langsung tanggap akan peristiwa tersebut. “Yang sangat sigap dan tanggap menangani jemaah yang menjadi korban dan langsung membentuk tim investigasi untuk menyelidiki insiden jatuhnya crane,” katanya.(viv/eru)

Foto: terjatuhnya crane di masjidil haram

Category: Indeks Berita, Indonesia