Aliansi Petani Jawa Timur Mengutuk Tragedi di Lumajang

744 views

9 demoSemerusatu.com: Aliansi Petani Indonesia Jawa Timur betraksi demo di Mapolda Jatim, Jumat (9/10/2015). Dalam aksi solidaritas ini diikuti API Jatim, Sepak Kediri, Petani Jombang, Peani Blitar, Pemuda Petani Bojonegoro, Mahasiswa, Cakrawala Timur Surabaya .

Sekretaris Daerah Aliansi Petani Indonesia Jawa Timur, Sugiono da;am orasinya menuntut polisi menuntut tuntas kekerasan di Lumajang, agar semua pelaku dan dalang kekerasan termasuk semua yang terlibat dalam aktifitas penambangan diadili, meminta semua aktifitas tambang baik yang sudah legal maupun yang ilegal ditertibkan dan dikaji ulang proses perijinannya dan semua aktivitas penambangvan harus memperhatikan kepentingan dan kesejahteraan petani setempat.

Demo yanag dilancarkan itu karena maraknya berbagai bentuk aksi penolakan terhadap aktivitas penambangan yang ada di lingkungan desa desa termasuk terjadinya peristiwa di kawasan pesisir pantai selatan Desa Selok Awar Awar, Kecamatan Pasirian, Lumajang, Jawa Timur.

Peristiwa itu pembunuhan Salim Kancil (52) dan penganiayaan Tosan  (51) yang masih dirawat di RS Syaiful Anwar Malang.  Aksi kekerasan ini salah satu contoh perlakukan yang sangat tidak manusiawi.

Untuk itulah,  aliansi Petani Indonewsia (API) Jawa Timur bersama sama aliansi lainnya mengutuk tragedi kekerasan terhadap petanbi Lumajang.

Sementara Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim, AKBP Ilijas menemui mereka yang berunjukrasa di depan Mapolda Jatim. Setelah Iljas menjabarkan entang penanganan kasus di Lumajang, akhirnya mereka membubarkan diri untuk meninggalkan lokasi unjukrasa. (eru)

Foto: aksi demo di depan Mapolda Jatim   

Category: Headline, Indeks Berita, Jatim