Polres Kediri Gerebek Tambang Galian Tak Berizin, 6 Pelaku Diamankan

375 views

18 Tambang pasir di Kediri digerebakSemerusatu.com: Anggota Satuan Resort Mobil (Resmob) Polres Kediri menggerebek tambang galian C liar alias tidak berizin di Desa Oro Oro Ombo, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jumat (16/10/2015) siang.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan, satu unit eskavator, lima unit mobil truk dan lima unit mesin penyedot air.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP M. Aldy Sulaeman mengatakan, penggerebekan tambang galian C bermula dari informasi masyarakat. Polisi bersenjata kemudian mendatangi lokasi yang berada di areal persawahan dekat dam aliran lahar Sungai Konto.

Saat polisi datang, kegiatan tambang pasir di area persawahan masih berlangsung. Polisi langsung menghentikan aktivitas penambang dan mengamankan para penambang. Ada 6 pekerja tambang yang langsung diamankan.

“Para pekerja tambang kami amankan untuk dimintai keterangan. Selain itu, sarana tambang yang terdiri satu eskalator, dan lima mesin penyedot air dengan rangkaiannya juga kita amankan, begitu juga dengan truk yang berada di lokasi tambang,” kata AKP Aldy Sulaeman.

Aktivitas pertambangan pasir tersebut diduga tidak berizin. Pihaknya akan menjerat pelaku dengan Undang-Undang Mineral dan Pertambangan (Minerba) dengan ancaman hukuman selama 5 tahun penjara.

Menurut catatan Polres Kediri, lokasi pertambangan mencapai luas 20 hektar. Aktivitas pertambangan sudah berlangsung lebih dari tiga bulan lamanya. Bahkan, Polres Kediri pernah melakukan penggerebekan yang sama di lokasi tersebut, dengan pengelola tambang yang berbeda. Dan pelaku telah disidik oleh Polres Kediri dan berkasnya dinyatakan P21 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kediri. (eru)

Foto: lokasi tambang yang digerebek polisi

 

Category: Headline, Indeks Berita, Jatim, Polres