Polisi Sita 31,940 Kg Ganja dan Pengedar Narkoba

872 views

20 ganja banyuwangiSemerusatu.com: Anggota Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Banyuwangi berhasil mengungkap pengiriman ganja seberat 31,940 kilogram yang dipasok dari Jakarta. Selain mengamankan satu tersangka, polisi juga berhasil menangkap dua pelaku lain terkait kepemilikan sabu seberat 0,26 gram.

Puluhan kilogram ganja kering yang dikemas dalam kardus dan travel bag ini dibawa oleh tersangka Ardi Nurdin (45), warga asli Lapas Narkotika Nusakambangan, Kelurahan Tambakreja, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Jateng. Saat ini tersangka tinggal di  Kampung Susukan, Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Daun yang bila dirokok bisa membuat fly itu dikirim ke Banyuwangi dalam bentuk 32 paket menggunakan jasa Bus Lorena jurusan Bali. Ardi Nurdin merupakan kurir pengiriman daun ganja suruhan Pon yang tinggal di daerah Margonda, Depok, Jawa Barat dengan upah Rp 2 juta. Siapa pemesan daun itu, masih dalam lidik polisi.

“Kurir ini diberi tugas mengantar barang sampai tujuan dengan dipandu melalui telepon oleh Pon. Ini yang membuat kami agak sulit untuk menelusuri pemesannya karena identitasnya tidak disampaikan pada Ardi Nurdin,” kat AKP Agung Setya Budi.

Pengungkapan pengiriman ganja ini, terang Kasatnarkoba, sebenarnya sudah berlangsung sejak Rabu (16/12/2015) malam sekitar pukul 23.00 WIB, Ardi Nurdin diamankan aparat di selatan lampu merah Cungking, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri. Sejak itu polisi terus melakukan pengembangan dengan memancing Pon agar mau menyebut nama pemesannya. Sayang hingga Minggu (20/12/2015) langkah itu masih buntu.

“Tidak hanya ganja, kardus dan travel bag yang dipakai untuk membawa daun haram itu kami sita sebagai bukti. Termasuk HP Sambung milik pelaku,” lanjut Agung.

Meski gagal mengungkap pemesan ganja puluhan kilo itu, aparat justru berhasil menangkap dua pengedar sabu di Jalan Supriyadi, Lingkungan Karangtipis, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi, Sabtu (19/12/2015). Dua pelaku atas nama Muhammad Hafid (43) dan Agus Salim (39) ini diringkus anggota Satnarkoba sekitar pukul 19.30 WIB.

“Hafid adalah warga yang tinggal di lokasi penangkapan. Sedangkan Agus asli warga Jalan Karimun Kawa, Gang Nanas 28 Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi,” ujar Kasat Narkoba.

Serbuk memabukkan itu didapat dua pelaku dari pemasok berinisial JF melalui telepon. Darimana asal JF, keduanya mengaku tidak paham. Hanya saja serbuk putih itu dikirim melalui sistem ranjau di wilayah Kalipuro.

Atas aksinya, baik Ardi Nudin, Hafid maupun Agus sama-sama dijerat UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika pasal 11 ayat 1, subsider pasal 12 ayat 1, subsider pasal 127. Sebagai penguat aksi Hafid dan Agus, aparat mengamankan 2 unit HP merek Gvon dan Polytron, serta uang tunai Rp 400 ribu. (bwi/eru)

foto: kurir ganja

Category: Headline, Indeks Berita, Narkoba