Hendak Kabur ke Balik Papan, Otak Curat Dibekuk

315 views

9 otak curas bwiSemerusatu.com: Masih ingat kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang di rumah Much. Fahim (51) di Jalan Mendut 5/1 Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Banyuwangi, 30 Desember 2015 lalu? Usai meringkus empat pelaku yang diduga sebagai penadah, Sabtu (9/1/2016), tim Resmob Polres Banyuwangi bersama Resmob Polres Tanjung Perak Surabaya mengamankan Jarot Susanto (54) otak aksi kejahatan tersebut.

Pelaku, warga Jalan Riau, Gang Permata, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi ini merupakan pelaku utama dalam aksi pencurian yang digelar di rumah korban. Lelaki berkulit gelap itu ditangkap Resmob gabungan saat hendak melarikan diri menuju Balik Bapan, Kaltim.

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Stevie Arnold Rampengan menjelaskan, keterlibatan tersangka terungkap dari penadah barang curian yang terlebih dulu ditahan. Nyaris tiap malam pelaku melakukan pengintaian di sejumlah perumahan dan Pelabuhan ASDP Ketapang untuk mencari mangsa.

“Pembesuk pasien di rumah sakit juga menjadi target. Tak jarang barang berharga mereka disikat saat lengah. Pelaku juga kerap beraksi di stasiun kereta api,” terangnya.

Dalam penangkapan ini aparat berhasil menemukan HP Samsung S2, HP Samsung Galaxy Star Pro S7262, HP Sony Experia serta HP Evercross milik korban Much. Fahim. Empat barang bukti itu diantara 7 barang berharga milik korban yang dicuri.

“Korban Jarot tak hanya satu. Banyak korban lain yang tengah kita kembangkan berdasarkan laporan polisi yang diterima aparat. Ternyata banyak HP lain yang disikat tersangka dari beberapa TKP,” tambah AKP Stevie.

Penangkapan terhadap pelaku utama aksi pencurian piranti elektronik ini hanya selang empat hari pasca penangkapan 4 penadah barang curian. Kini pencuri dan penadah barang ‘haram’ itu mendekam bersama di sel tahanan Mapolres Banyuwangi.

Sebelumnya, Edin Nurhaeni (32), warga Jalan Ikan Kembang Waru Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi; Suprayitno (24), asal Lingkungan Krajan, Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi; Oki Bayu Ananta (32), tinggal di Lingkungan Tanjung, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro; dan MIB (16), asli Dusun Paras Putih, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, diringkus aparat karena diduga menjadi penadah barang curian.

Awalnya, Resmob kemudian mengamankan Oki Bayu Ananta karena menguasai  HP Samsung Galaxy Star milik korban. Barang elektronik itu dijual melalui situs FB dan dibeli MIB yang masih pelajar.

“Hp itu dijual kembali melalui media yang sama kepada Suprayitno. Setelah mengamankan barang bukti itu, aparat lantas melakukan upaya paksa terhadap Edin,” terang Kasatreskrim.

Sebuah Hp Samsung S2 milik korban berhasil disita petugas. Barang itu dibeli pelaku dari tersangka utama, Jarot Susanto. Adapun lokasi transaksinya berada di Pasar Banyuwangi saat Subuh.

“Edin mengaku membeli dari tersangka utama sebanyak 6 unit HP. Selama kurun waktu tiga bulan terjadi transaksi jual beli antara Edin dan tersangka yang kini DPO,” tambah Stevie.

Peristiwa pencurian itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Satu jam berselang saat pasangan ini pulang ke rumah usai salat subuh di Masjid Dahlan tidak lagi mendapati 7 unit barang elektroniknya. HP yang raib disikat maling itu terdiri dari merek Blackberry Tourch, Samsung S4, Evercroos A7R, Nokia E63, Sony Xperia C3, Samsung S2, Samsung Galaxy Star Pro S7262. Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta rupiah. (bwi/ eru)

Foto: tersangka, otak curat 

 

Category: Headline, Indeks Berita, Polres