Melawan, Residivis Ditembak

630 views

13 dor jombangSemerusatu.com: Tindakan tegas terpaksa harus dilakukan anggota unit Resmob Satreskrim Polres Jombang terhadap Supriadi alias Kentir (31) warga Dusun Nglundo, Desa Candimulyo, Jombang Kota. Pria yang diketahui sebagai penjahat kambuhan terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kakinya, karena sempat melawan dan berusaha kabur saat hendak ditangkap. Supriadi memang sudah tak asing lagi bagi polisi, karena sudah seringkali ditangkap dan sudah keluar masuk penjara dengan beragam kasus.

Terakhir, pelaku menggasak smart phone (telepon pintar) milik warga Dusun Kayen, Desa Morosunggingan, Kecamatan Peterongan, Sabtu (30/1/2016) lalu, sekitar pukul 19.30. Dari laporan korban dan dilakukan penyelidikan, petugas kantongi nama tersangka. Praktis, petugas langsung mengincarnya. Saat diketahui keluar dari tempat persembunyiannya, tersangka langsung disergap. Bukannya menyerah, tersangka sempat melawan dan berusaha kabur.

Tak ingin buruannya lolos lagi, petugas keluarkan tembakan peringatan seraya mengejar tersangka. Sayang, tersangka tak juga menyerah. Akhirnya, petugas memutuskan untuk melumpuhkannya dengan tembakan di kakinya. “Tersangka terpaksa kami lumpuhkan dengan tembakan karena melawan dan berusaha kabur. Tersangka memang residivis, dalam banyak kasus pencurian dengan kekerasan atau curas,” ujar AKP Wahyu Hidayat, Kasatreskrim Polres Jombang, Sabtu (13/2).

Selain itu,tersangka yang memang sudah lama malang melintang di dunia kejahatan, pernah lakukan aksi perampasan di kawasan jalan Desa Plosogeneng, Kecamatan Jombang kota. Saat itu, korban dipukul dengan balok kayu hingga tewas. Tersangka berhasil ditangkap dan menjalani penahanan  selama 10 tahun penjara.
Bukannya jera, setelah keluar dari penjara, tersangka kembali melakukan kejahatan di enam TKP (tempat kejadian perkara). Dia tertangkap lagi saat menjambret tas milik ibu-ibu di kawasan Tambakberas Jombang. Sebagai ganjaran atas perbuatannya, dia dijebloskan ke penjara selama 2,5 tahun. “Awal 2015 kemarin, dia bebas dan kembali melakukan aksi kejahatan,” tandas Wahyu.

Selain membekuk Kentir, polisi juga menangkap Suyitno (40), warga Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan yang diketahui sebagai penadah barang-barang hasil curian yang dilakukan Kentir. “Kita masih kembangkan lagi, karena besar kemungkinan TKP curas yang dilakukan pelaku masih ada lagi,” pungkas Wahyu. (jmb/eru)

 

Category: Headline, Indeks Berita, Polres