Polisi Malang Tangkap Kurir Narkoba

184 views

Semerusatu.com: Tergiur komisi Rp 50 ribu, janda di Kabupaten Malang, nekat menjadi kurir narkoba jenis sabu-sabu.  Akibatnya, janda dua anak bernama Okta (31) warga Dusun Tamban, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, harus mendekam di tahanan Polres Malang.
14 malang“Tersangka kami tangkap di sekitar rumahnya. Saat kami amankan, dia baru saja membeli sabu-sabu ,” ujar Kasatreskoba Polres Malang, AKP Samsul Hidayat, Minggu (14/8/2016).

Kata Samsul, tersangka Okta sudah lama menjadi target operasi (TO). Pasalnya Okta kerap mendapatkan pesanan narkoba dari para pemakai. Ketika pelaku baru saja mendapat pesanan SS, polisi yang sudah lama membuntutinya langsung menangkap.

“Tersangka kami jerat dengan pasal 112 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya 12 tahun kurungan penjara,” tuturnya.

Tertangkapnya Okta, pihaknya berharap bisa mengembangkan kasusnya menjadi pengedar sabu-sabu. Karena selama ini berdasarkan informasi, Okta kerap mengirim pasokan sabu-sabu ke sejumlah pemakai. Jaringan kelompok Okta ini, kerap mengedarkan narkotika di wilayah Malang Selatan. Seperti Sumbermanjing Wetan, Turen, Gedangan serta Dampit.

“Perkaranya terus kami kembangkan. Sejauh ini dalam pemeriksaan tersangka masih berbelit. Ia mengatakan membeli SS dari seorang temannya berinisial M, yang merupakan residivis narkoba,” terang Samsul.

Dalam pemeriksaan, Okta berdalih jika dirinya tidak pernah memakai narkoba jenis sabu-sabu. Ia hanya diminta seseorang untuk membelikan sabu-sabu. Satu poket sabu-sabu biasanya ia beli dengan harga Rp 400 ribu. “Saya hanya membelikan saja pak. Tidak pernah memakai narkoba. Komisinya setiap membelikan saya dapat Rp.50 ribu,” tutur Okta. (eru/bja)

Category: Headline, Narkoba