Artis Rocker Itu Kecewa, Patung Gombloh Tertutup Bangunan Mall

138 views

Semerusatu.com: Para musisi rock yang tergabung dalam Indonesia Kita (I.Ki) mengaku prihatin dengan monumen legenda rock Indonesia, mendiang Gombloh, di lapangan Taman Hiburan Rakyat (THR) di Jalan Kusumabanga, Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur. Patung Gombloh itu tersisihkan karena tertutup bangunan Hi Tech Mall di THR.

20 hengky rannyGombloh adalah legenda rock Indonesia yang memulai karir musiknya dari Surabaya. Bersama Leo Kristi di Lemon’s tree, Gombloh menjadi ikon rock di masanya, tahun 1980-an. Lagu-lagunya banyak bernapaskan tentang nasionalisme. Yang paling dikenang dan sering dinyanyikan hingga sekarang ialah Kebyar-Kebyar.

Mengenang sang maestro musik, sekelompok seniman di Kampung Seni THR lalu membuat monumen Gombloh. Pembuat patung perunggu seberat 200 kilogam itu ialah seniman pengagum Gombloh, Pak Jey.

“Sekarang Patung Gombloh tertutup bangunan Hi Tech Mall,” kata pengamat musik, Bens Leo, di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Surabaya, Jumat (19/8/ 2016).

Pria kelahiran Pasuruan itu mengatakan, tersisihnya monumen Gombloh menandakan sedikitnya perhatian pemerintah, dalam hal ini Pemerintah Kota Surabaya, terhadap para seniman. Padahal, di mata seniman dan penggemarnya, Gombloh adalah sosok yang berkontribusi besar kepada bangsa di jalur kesenian.

Ketua Umum Indonesia Kita (I.Ki), Renny Djajoesman, mengakui bahwa selama ini penghargaan pemerintah kepada Gombloh masih minim. Padahal, lagu-lagunya, terutama Kebyar-Kebyar, mampu membangkitkan semangat nasionalisme masyarakat, terutama penggemarnya.

Renny mengaku I.Ki akan mengirimkaj surat kepada Presiden Joko Widodo agar memberikan penghargaan yang lebih kepada Gombloh. “Kita berharap pemerintah memberikan apresiasi tinggi kepada pada seniman, terutama seniman besar seperti almarhum Gombloh,” katanya. (eru)

foto: Ranny Djayusman dan anggota Bs Humas Polda Jatim

 

Category: Headline, Indeks Berita, Seni