Sebelum Tewas, Korban Pamit ke Padepokan “Dimas Kanjeng”

64 views

Semerusatu.com: Keluarga korban Padepokan Kanjeng Dimas Taat Pribadi almarhum Kasianto yang sudah meninggal dunia pada bulan Maret 2016 lalu, memberanikan diri mendatangi Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk melapor. Minggu (2/9/2016). Hingg Selasa, (4/10/2016) Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Polda Jawa Timur mengembangkan kasus itu.

4 Korban dimas di perakIstri dari almarhum Kasianto yang didampingi adik korban Wisnu Sunarso (49) warga Tambak Asri 13 No 1, Kelurahan Morokrembangan Surabaya memberanikan diri untuk melapor ke pihak berwajib lantaran kasus penipuan yang dilakukan oleh Padepokan Kanjeng Dimas Taat Pribadi.

“Ada yang ganjil atas kematian kakak saya, dokter telah memvonis sakit paru-paru stadium empat. Padahal almarhum tidak pernah punya riwayat penyakit dalam apapun. Korban sebelum meninggal sempat pamit berkunjung ke padepokan di Probolinggo , setiap kesana selalu membawa uang atau mahar, hingga ditotal kurang lebih memcapai 300 juta rupiah,” ujar Wisnu.

Kapolres Tanjung Perak Surabaya, AKBP Takdir Mattanete mengatakan, selama menjadi pengikut padepokan kanjeng taat pribadi, almarhum Kasianto hanya diberi janji-janji akan menerima uang dengan jumlah yang berlipat ganda, hingga milyaran rupiah.(eru)

Foto: Kapolres Tanjung Perak

Category: Headline, Indeks Berita, Polres