Kencani Santrinya, Pengasuh Ponpen Diamankan Polisi

54 views

Semerusatu.com: Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) di kawasan Dukuh Pakis, Surabaya, Jawa Timur diduga mencabuli santrinya sendiri, Sabtu (15/10/2016).

2 ilustrasiUnit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, Pola Jawa Timur menangkap WG (41) karena dilaporkan telah mencabuli MA (18) sejak berusia 14 tahun.

Anggota PPA telah mengintai pergerakan pelaku di sekitar Pondok Pesantren itu, untuk memastikan WG berada di kediamannya atau tidak.

Kemudian setelah mendapat informasi akurat, polisi bergerak dan menjemput WG untuk diamankan  keluar dari kawasan Pondok Pesantren, WG tampak masih mengenakan sarung, berbaju koko dan berpeci. tidak ada perlawanan WG ketika digelandang masuk mobil anggota PPA.

Warga dan tetangga sekitar juga tidak mengetahui jika WG dijemput anggota polisi, karena tidak ada keributan yang mencolok.

AKBP Shinto Silitonga Kasatreskrim Polrestabes Surabaya membenarkan jika anggotanya telah melakukan penangkapan terhadap WG karena menindaklanjuti laporan ibu korban yang juga tinggal di Dukuh Pakis Surabaya.”Iya benar, tadi dijemput sama anggota. Dugaannya tindakan pencabulan,” terangnya.

Pondok Pesantren ini memang bergerak di pendidikan dan sosial. Di plakat Pondok ini juga tertulis, Panti Asuhan, TPQ, Kursus Baca Al-Quran, Tahfidzul Quran, Pengajian tematik dan Kegiatan Sosial. Shinto mengatakan, korban merupakan anak asuh di Pondok Pesantren itu. Korban telah dicabuli mulai bulan Juli 2010 sampai Juli 2016. “Sejak korban berusia 14 sampai 17 tahun,” lanjutnya. (eru)

Foto: ilusrasi

 

Category: Headline, Indeks Berita, Polres