Terkait Kasus Dimas Kanjeng, Marwah Daud Enggan Berkomentar Usai Diperiksa Penyidik Polda Jawa Timur

46 views

Semerusatu.com: Ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng, Marwah Daud Ibrahim, Senin (17/10/2016) memenuhi panggilan penyidik Subdit Kamneg, Ditreskrimum, Polda Jawa Timur. Marwah menjalani pemeriksaan sebagai saksi bersama lima pengikiut Dimas Kanjeng terkait kasus dugaan penipuan yang dilakukan tersangka Taat Pribadi Dimas Kanjeng.

17 marwa daudDidampingin kuasa hukumnya, Isya Yulianto, lalu Marwah langsung diperiksa sebagai saksi di ruang Subdit Kamneg, Ditreskrumum Polda Jawa Timur.  Ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng ini diperiksa  terkait  peran dan aktivitasnya di Padepokan Dimas Kanjeng. Selain Marwah Daud Ibrahim, Tim penyidik juga memanggil lima mantan pengikut Dimas Kanjeng sebagai saksi.

Kedudukan para pengikut ini ada yang sebagai pengepul,  tim siluman  dan tim Sultan. Selain itu, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan kepada suami Marwah, yakni Tajul Ibrahim. Namun kedatangan Tajul Ibrahim belum bisa dikonfirmasi.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes RP Argo Yuwono disela sela pemeriksaan Marwah Daud sempat menemuai awak media dan mengapresiasi kinerja polisi dalam mengungkap kasus penipuan Dimas Kanjeng.

Hanya saja Marwah enggan memberikan keterangan terkait materi pemeriksaan. Marwah juga enggan memberikan himbauan pulang kepada para pengikut Dimas Kanjeng yang saat ini masih bertahan di Padepokan,  sebelum masalah hukumnya selesai.

Pemeriksaan terhadap Marwah Daud merupakan upaya polisi membuka jaringan penipuan yang dilakukan Taat Pribadi Dimas Kanjeng di Padepokannya di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Sampai saat ini,  ada lima pelapor yang mengaku tertipu dengan kerugian ratusan miliar hingga trilyunan rupiah. (eru)

Category: Headline, Indeks Berita, Polda