Asset Taat Pribadi “Dimas Kanjeng” Disita Penyidik Polda Jawa Timur

54 views

Semerusatu.com: Taat Pribadi, kelahiran Probolinggo, 28 April 1970,  pimpinan, pemilik sekaligus Guru Besar Padepokan “Dimas Kanjeng” di Dusun Sumber Cengkelek RT 22 / RW 08, Desa Wangkal,  Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,  ini memiliki tinggi badan sekitar 167 sentimeter.

22Lelaki bertubuh kekas, berkulit sawo matang dan rambut lurus ini raut wajahnya tak jarang tersenyum. Hal ini bisa terlihat saat taat Pribadi kelar dari sel tahanan menuju ruang penyidikan Ditreskrimum Polda Jawa Timur.

Sementara atas keterlibatannya dalam kasus pembunuhan, penipuan dan penggelapan serta penyucian uang, tim penyidik Polda Jawa Timur melakukan penyitaan terhadap asset milik Taat Pribadi, Jumat (21/10/2016) lalu disita oleh Polda Jawa Timur, untuk melengkapi  berkas penyidikan.

Penyitaan itu terkait dengan penyelidikan kasus dugaan pembunuhan Ismail dan Abdul Gani yang melibatkan Taat Pribadi, serta dugaan penipuan dan penggelapan serta pencucian uang. Dari data yang ada, sebanyak puluhan asset milik Taat Pribadi disita polisi.

Sembilan rumah, yakni rumah mewah di Padepokan, rumah di Kraksaan yang selama ini ditempati istri kedua dan ketiga Taat Pribadi yaitu Laila dan Mafeni  termasuk kendaraan bermotor.

Sisanya, ada beberapa rumah Taat Pribadi yang disita. Selain itu ada bangunan dan gudang penggilingan padi, sebuah mini market, dan sebuah bengkel mobil. Asset lainnya yang disita berupa peralatan dan mesin pembuat bordir.

Selain itu, ada juga asset berupa dua tambak dengan masing luasan 15 hektar dan 1,3. Selain itu ada juga sembilan areal persawahan dengan luasan sekitar 3 hektar dan 18 hektar. (eru)

 

Category: Headline, Indeks Berita, Polda