Polisi Tangkap Pengedar Uang Palsu Ratusan Ribu

44 views

Semerusatu.com: Prestasi gemilang kembali ditorehkan Polsek Watulimo, Polres Trenggalek, Polda Jawa Timur. Hal itu dibuktikan saat anggota Polsek yang dikomandani AKP Saiful Rokhman, SH ini berhasil mengungkap peredaran uang palsu (upal) di wilayahnya,  Selasa (18/10/2016) dan hingg kini, Senin (24/10/2016) pelaku ditahan.

24 upalKasubbag Humas Polres Trenggalek, Iptu Adit Suparno menjelaskan, kasus  tersebut berawal dari laporan masyarakat tentang dugaan peredaran upal di wilayah Watulimo. Modus operandi pelaku yang diketahui berinisial WR (45) yang merupakan warga Desa Nglampir, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung ini dengan cara membayarkan upal tersebut di tempat penitipan sepeda motor.

“Saat itu pelaku hendak menyaksikan turnamen bola voli yang digelar di Desa Watuagung, Watulimo. Karena membawa sepeda motor, pelaku akhirnya menitipkan kendaraannya tak jauh dari lokasi turnamen. Dari situlah pengungkapan kasus ini berawal,” terang Adit.

Adit melanjutkan, saat itu WR membayar biaya penitipan sepeda motornya dengan pecahan uang seratus ribuan. Oleh petugas penitipan yang diketahui bernama Yopi ini, uang kembalian akan diberikan kepada WR saat mengambil sepeda motornya nanti.

Yopi pun merasakan kejanggalan terhadap uang yang ia terima dari WR tadi. Merasa tak yakin dengan keaslian uang tersebut, akhirnya Yopi bersama satu rekannya mencari keberadaan WR di lokasi turnamen untuk menukar uang yang telah ia terima dengan lembaran uang yang lain.

“Jadi Yopi ini sempat mencari keberadaan WR di lokasi turnamen. Setelah ketemu, WR mengganti pecahan seratus ribu tadi dengan pecahan lima ribuan. Disaat yang sama WR langsung menyobek pecahan seratus ribu tadi dihadapan Yopi. Mungkin semacam trik untuk menghilangkan sangkaan kepadanya,” tambah Adit.

Diluar dugaan, ternyata Yopi meneruskan kejadian tersebut ke Polsek Watulimo. Unitreskrim pun langsung menuju ke TKP. Tanpa basa-basi, WR pun langsung dimintai keterangan di Mapolsek Watulimo.

“Dari hasil penyidikan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa robekan upal pecahan seratus ribu, 5 lembar upal pecahan seratus ribuan, 8 lembar uang asli pecahan seratus ribu, 2

dompet dan  sepeda motor milik pelaku. Pelaku dan semua barang bukti sudah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Trenggalek,” tandas Adit.

Adit juga mengemukakan, jika WR terbukti melawan hukum dengan mengedarkan dan atau membelanjakan rupiah yang diketahuinya merupakan rupiah palsu sebagaimana dimaksud dalam pasal 26 ayat (3) Jo pasal 36 ayat (3) UURI No. 7 Tahun 2011, maka yang bersangkutan siap diganjar hukuman maksimal 15 tahun penjara.

“Kasus ini terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan upal khususnya yang beroperasi di wilayah Trenggalek,” pungkas Adit. (eru)

 

Category: Headline, Indeks Berita, Polres