Polda Jatim Bekuk Penipu 63 Korban Rumah Murah di Sidoarjo

145 views

 

Semerusatu.com: Ditreskrimum Polda Jawa Timur berhasil membongkar kasus dugaan tindak pidana penggelapan dan pemalsuan surat atau memberikan keterangan palsu di akta otentik dengan tersangka Aka, Direktur PT SPI,  alamat Sidoarjo. Kasus itu “makan” korban 63 orang dan yang sudah melaporkan ke Polda Jatim baru 9 orang dari  Polrestabes Surabaya 2 LP, Polresta Sidoarjo 12 LP dengan total kerugian  Rp 10 miliar.

26 tipu poldaKasubdit I AKBP Cecep Ibrahim mengatakan, kronologis kejadian berawal para korban berniat mencari rumah murah di daerah Surabaya, di mana para korban mendapatkan informasi lewat internet dan brosur bahwa ada perumahan murah yaitu Perum Grand Paradise Di Medokan Ayu Rungkut Surabaya.

Selanjutnya para korban menghubungi marketing kemudian para korban diajak kelokasi oleh marketing, setelah terjadi kesepakatan untuk membeli rumah Grand Paradise,  maka para korban oleh pihak marketing diminta untuk membayar uang tanda jadi.

Sesuai yang dijanjikan PT SPI selaku developer bahwa lokasi yang akan dijadikan perumahan tersebut Maret 2016 dan pada bulan januari 2017 akan ada penyerahan kunci rumah, namun sampai bulan Juli 2016 di lokasi perumahan tidak ada kegiatan pekerjaan dan pada pertengahan bulan Juli 2016 para korban datang ke kantor pemasaran namun kosong dan tidak ada aktifitas serta nomer para marketing tidak bisa dihubungi.

Barang bukti yang disita  IJB atas nama Notaris Dyah Nuswantari Ekapsari, Kwitansi, Surat pemesanan rumah, Surat pernyataan kesepakatan pesanan rumah, Brosur dan denah lokasi perum grand paradise, Surat kuasa dari notaries dan PPAT Dyah Nuswantari Ekapsari dan Bukti setor bank.

Akibat perbuatannya tersangka dijera pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 dan atau 226 KUHP dan atau 263 KUHP.

Sementara Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes RP Argo Yuwono ketika dikonfirmasi membeanrkan keberhasilan anggota mengngkap kasus itu. (eru)

Category: Headline, Indeks Berita, Polda