Selayang Pandang AKBP Sabilul Alif “Segudang” Inovasi

129 views

Semerusatu.com: November 2014, saya datang ke kota ini. Kota yang indah, cantik, berbudaya, lagi beragama. Sungguh, menjadi suatu kebanggan bagi saya ketika ditugaskan di kota yang masyarakatnya memiliki kekentalan akan budaya dan agama. Sehingga, dari karakteristik tersebut, dengan bangga saya sematkan di program kerja saya; Jember Suwar-Suwir.

16 sabilulJember Suwar-suwir bukan hanya semata-mata program saja. Jauh daripada itu, merupakan implementasi saya akan rasa bangga kepada kabupaten yang memiliki suasanan bersahabat, aman, berwawasan intelektual dan juga beragama.

Begitulah, gambaran akan masyarakat kabupaten Jember yang saya jadikan program kerja untuk masyarakat Jember; Pos Purna, Pos Perwira, Pos Khidmat, Prol Tape, Pos Wedang Cor, Pos Sagita, Pos Papuma, dan Jember Polisi Online,dimana Program Jempol (jember police online) inilah yang membawa Polres Jember menjadi salah satu Polres yang diapresiasi Bapak Kapolri dan beberapa kali mengikuti kegiatan dikancah baik nasional maupun internasional. Adapun Program-programnya:

  1. WAR ( We Are Ready ) Kentongan Online Aplikasi Berbasis Android

Aplikasi WAR mampu memberikan data posisi Polsek, Pos Polisi dan layanan Kepolisian lainnya dari yang terdekat sampai yang terjauh secara real time lengkap dengan informasi nomer telepon yang bisa langsung dihubungi dan alamat lengkap yang langsung bisa memandu menuju lokasi dengan menggunakan Google Maps. Aplikasi WAR Polres Jember juga memiliki Fitur Pengaduan.

Cukup foto dan tulis pesan pengaduan Anda lewat Aplikasi WAR. Maka pengaduan Anda akan segera ditindak lanjuti oleh Pusat Pengendali operasional WAR Command Center Polres Jember. Demikian Aplikasi dilengkapi dengan informasi – informasi terkait prosedur pelayanan Kepolisian dan masyarakat .

Kelebihannya lagi pengguna aplikasi ini akan menerima notifikasi pesan layanan, maupun infromasi kamtibmas langsung dari Operator War Command Center Polres Jember. Selanjutnya aplikasi ini terintegrasi melalui system War Collect dan bisa terhubung langsung dengan Android milik pribadi Kapolres , Waka Polres, Para Kabag, Kasatfung, Kapolsek Jajaran, para perwira pengendali operasional, dan seluruh anggota team reaksi cepat WAR, baik Polres maupun Polsek Jajaran.

Aplikasi ini juga memilki standar efesiensi dan efektifitas untuk menyerderhanakan dan memudahkan sistem pelayanan kamtibmas yang bersentuhan langsung dengan publik. Dengan Aplikasi ini masyarakat akan bisa berinteraksi langsung dengan Pimpinan Kesatuan sampai Unit Organisasi Polres Jember terkait pelayanan Kepolisian.

  1. COP ( Case Organizer Program )

Peningkatan profesionalitas penegakan hukum dg aplikasi sistem informasi sistem administrasi kasus, perkembangan kasus, prosentase kasus, rekapitulasi kasus, cetak laporan khusus, manajemen penyidik dan integrasi dengan pelayanan sentra kepolisian. Adapun fhngsi COP sebagai berikut :

– Perencanaan dalam bentuk pemberian bobot kasus yang terkait dengan batas waktu penanganan perkara

– Pengorgasasian dalam bentuk mekanisme pemilihan nama unit dan penyidikan yang menangani perkara

– Pengarahan dari pimpinan kepada unit dan anggota dibawahnya dalam bentuk arahan direktif dan monitoring tiap perkembangan perkara beserta berkas-berkas yang disimpan di dalam aplikasi.

  1. CJS Online Sistem Administrasi Perkara Terpadu

Sistem terpadu penanganan perkara yg secara online terintegrasi dengan kejaksaan, pengadilan dan lapas. Dengan aplikasi ini akan sangat memudahkan birokrasi penanganan perkara sehingga dapat menghemat waktu dan biaya penyidikan. Penyidik polri dapat dengan mudah berkomunikasi dg kejaksaan terkait perkara, dengan mudah memantau perkembangan perkara baik di kejaksaan, pangadilan dan juga data perkembangan tahanan lapas sehingga dapat dengan mudah mengantisipasi dan menjaga kamtibmas terhadap narapidana/ residivis yg baru mau , sedang atau keluar dari Lembaga pemasyarakatan.

  1. SP2HP Online

Aplikasi sistem informasi yg dapat diakses dengan mudah dengan hanya memasukan no LP dan data perkara kemudian akan langsung muncul dinamika penyidikan dan perkembangan kasus/ perkara.

  1. Samsat Home Care ( HORE )

Mendorong perbaikan reformasi birokrasi pelayanan publik yang berkualitas, Polres Jember berkomitmen untuk menyederhanakan sistem layanan publik yang terkait dengan pembayaran pajak kendaraan bermotor. “SAMSAT HORE = HOME CARE” merupakan langkah terobosan layanan membayar pajak kendaraan bermotor yang cukup bisa dilakukan dirumah saja. Petugas selalu SIAP melakukan Jemput Bola dengan mendatangi Rumah Anda tanpa melalui birokrasi yang berbelit belit. Inovasi Pelayanan Publik ” SAMSAT HORE” juga sebagai wujud sinergitas unsur penyelenggara Samsat dalam mengimplementasikan dinamisme dan standar operasional prosedur pelayanan samsat. Bagi wajib pajak yang ingin dilayani langsung di rumahnya, cukup menghubungi Call Center. Wajib pajak tinggal menyiapkan KTP asli, STNK asli dan BPKB. Petugas tidak memungut biaya tambahan apapun di luar tanggungan tagihan pajak.

  1. Registrasi PendaftaranSIM Secara Online

Untuk mempermudah masyarakat dalam hal pendaftaran perpanjangan sim polres jember sudah meluncurkan inovasi program berbasis IT yg dapat membantu masyarakat dengan mudah mendaftar/registrasi pendaftaran perpanjangan sim secara online caranya mudah antara lain sebagai berikut :

  1. Buka link website satlantaspolresjember.com kemudian pilih registrasi perpanjangan sim, lalu isi form pendaftaran dan kemudian daftar
  2. Gunakan aplikasi android war ( we are ready ) kemudian pilih pitur satlantas dan pilih registrasi pendaftaran perpanjangan sim kemudian isi form pendaftaran lalu daftar

Setelah itu didaftar kemudian masyarakat akan mendapatkan kode validasi. Kode tersebut dibawa dan ditunjukan loket di satpas langsung membatar PNBP dan fhoto SIM.

Program diatas baik program yang bersifat social approach maupun berbasis IT merupakan persembahan pengadian saya kepada masyarakat Jember dalam memberikan pelayanan akan kiprah kepolisian di kabupaten Jember.

Saya sangat menyadari, masih banyak tugas-tugas saya yang belum selesai di kabupaten ini. Namun, demikianlah suratan negara dan juga takdir, yang harus memisahkan saya dengan kota yang telah menjadi bagian hidup saya. Terlepas daripada itu, selaku diri pribadi saya mohon maaf apabila dalam menjalankan tugas, terdapat kesalahan-kesalahan yang saya lakukan. Baik sebagai diri pribadi maupun sebagai kapolres, saya haturkan maaf yang sebesar-besarnya kepada Forpimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat kabupaten Jember secara luas.

Ada dua fenomena alam yang biasa terjadi. Di mana ada pertemuan, tentu akan ada perpisahan. Namun demikian, setiap perpisahan, bukan berati akhir dari sebuah pertemuan. Meski saya sudah tidak mengabdi di bumi Pandalungan ini lagi, akan tetapi silaturahmi yang telah terjalin selama ini, tentu tidak turut berakhir seiringnya saya purna mengabdi di kabupaten Jember ini.

Dua tahun saya mengabdikan diri di kabupaten ini—kota Jember yang sangat saya cintai. Jember tidak hanya sekadar tempat bertugas dalam menjalankan pengabdian sebagai abdi Bhayangkara saja. Bagi saya, Jember sudah menjadi bagian hidup saya. Kota yang telah memberikan saya banyak pelajaran. Kota yang telah mempertemukan saya dengan orang-orang hebat; bapak dan ibu pejabat, tokoh masyarakat, serta tokoh agama yang selalu saya timba akan ilmu agamanya. Oleh sebab itu, sebagai prasasti berikut kisah kenang saya selama mengabdikan diri, saya tuliskan dalam sebuah cerita yang saya harap bisa menjadi kilas balik, sarana erat sinergitas yang abadi dan dapat dinikmati sepanjang masa dalam sebuah buku yang bertajuk “Down to Earth : Sebuah Catatan Abdi Bhayangkara di Bumi Pandalungan.”

Buku Down to Earth, bukanlah buku motivasi. Tidak pula buku kisah perjalanan manusia spektakuler. Down to Earth hanya kisah seorang anak manusia, seorang abdi Bhayangkara, seorang anak negeri, yang mencintai tanah tugasnya, bangga berada di tengah masyarakat dengan kemajemukan yang menjunjung tinggi nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika. Kendati berbeda budaya, berbeda agama, berbeda pemahaman, namun masyarakat Jember masih mengedepankan rasa musyawarah untuk mencarikan jalan dalam setiap permasalahan.

Dengan silih bergantinya nahkoda kepemimpinan di Polres Jember, saya menaruh harap, menghampar doa agar bapak Kapolres yang baru, bisa lebih membawa Polres Jember, khususnya, dan Kabupaten Jember pada umumnya, ke panggung yang lebih baik. Membawa nama Jember berkibar tidak hanya dikancah nasional saja, akan tetapi juga ke kancah international seperti yang telah saya gaungkan selama ini; From Jember to Our Nation, Polres Jember bukan Istana Barbie, serta Never Ending Inovation.

Sebelum dampuk kepemimpinan resmi diserahkan, dan saya hijrah dari kota Pandalungan, saya mohon dengan hormat akan doa restu dari bapak dan ibu, agar saya diberikan kekuatan, kesehatan, kelancaran, dalam menjalankan pengabdian di tempat yang baru, Wadir Lantas Polda Jawa Timur. (eru)

Category: Headline, Indeks Berita, Profil