Terkait Kasus TPPU Dimas Kanjeng, Polda JawaTimur Periksa 30 Saksi

56 views

Semerusatu.com: Penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur, Rabu (16/11/2016) mulai melakukan pemeriksaan terhadap dugaan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan Taat Pribadi Dimas Kanjeng. Hal ini dilakukan untuk mengetahui dari mana  dan kemana saja aliran dana Taat Pribadi yang konon mencapai trilyunan rupiah.

3Tim peyidikdi harus bekeja ekstra keras, setelah merampungkan berkas perkara kasus penipuan Taat Pribadi, lanjut penyidik mulai mengalihkan penyidikan ke kasus dugaan TPPU. Hal ini dilakukan setelah polisi melakukan penyitaan terhadap aset dan harta benda Taat Pribadi,  yang asal usulnya dibeli uang hasil penipuan dari pengikut di Padepokan Dimas Kanjeng.

Untuk membongkar kasus ini, tim penyidik memanggil 70 saksi. Namun hanya 30 saksi saja yang memenuhi panggilan untuk dilakukan pemeriksaan. Para saksi ini datang dari berbagai daerah dengan latar belakang seperti kerabat,  para istri Taat Pribadi,  mantan pengikut Padepokan Dimas Kanjeng,  tim Sultan serta pengurus yayasan.

Mereka diperiksa oleh penyidik TPPU Ditreskrimum Polda Jatim seputar pengetahuannya terkait asal usul aset dan harta benda Taat Pribadi Dimas Kanjeng yang ada di Probolingango, Jawa Timur,  seperti tanah, sawah,  rumah mewah,  mini market, bengkel, motor besar serta mobil pribadi.

Tim penyidik  masih belum berani menetapkan Taat Pribadi sebagai tersangka kasus TPPU ini karena belum cukup bukti. Saat ini status  Taat Pribadi sebagai saksi kasus dugaan tindak pidana pencucian uang. Demikian dikatakan oleh Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes RP Argo Yuwono. (eru)

Category: Headline, Indeks Berita, Polda