Kapolri: Berkas Perkara Kasus “Ahok” Diserahkan Kejaksaan

61 views

Semerusatu.com: Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkunjung ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jalan Proklamasi No 51 Menteng, Jakarta Pusat. Kehadiran Kapolri disambut langsung oleh Ketua MUI KH Ma’ruf Amin dan jajaran. Kemudian kedua pihak melakukan pertemuan tertutup di lantai 2 Kantor MUI.

019 kasus ahok masalah hukumDalam pertemuan itu, disepakati bahwa kasus yang menimpa Calon Gubernur DKI Jakarta (Petahana) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, adalah murni masalah hukum.

Untuk itu, KH Ma’ruf Amin menegasakan, Majelis Ulama mendukung langkah-langkah Polri dalam memproses masalah ini di ranah hukum.

“Dan Majelis Ulama, mungkin bersama yang lain, akan melakukan pengawalan,” tegas KH Ma’ruf Amin, Jumat (18/11/2016).

Sementara, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menjelaskan, dalam sistem hukum di Indonesia, dari Kepolisian perkara dugaan penodaan agama ini akan segera diserahkan ke Kejaksaan.

“Nanti Kejaksaan yang akan meneruskan sampai ke pengadilan. Itulah sistem hukum kita. Kita berharap, kasus ini secepat mungkin dapat naik ke persidangan. Sehingga masyarakat Indonesia dapat melihat masalah ini,” kata Jenderal Tito Karnavian.

Dengan demikian, jika tuntutan masyarakat murni pada proses hukum, Polri dan MUI mengimbau agar tak perlu lagi dilakukan unjuk rasa pada 25 November 2016 mendatang, apalagi dalam jumlah massa yang besar.

Karena, menurut Jenderal Tito Karnavian, kalau demonstrasi dilakukan dalam jumlah yang sangat besar, akan sulit terkontrol, termasuk oleh pimpinan pendemo sendiri. Yang mana akan timbul psikologi massa yang mudah sekali dipicu, apalagi ada pihak-pihak ketiga yang mengambil kesempatan.

“Untuk itu, sebaiknya kalau akan melakukan demo, tolong demonya dibatasi. Sehingga mudah untuk dikontrol oleh pimpinan mobilisasi, pimpinan demo. Jangan sampai melakukan aksi anarkis, kasihan rakyat Indonesia, kasihan masyarakat Jakarta, kasihan masyarakat yang membutuhkan ketenangan, ketenteraman,” Kapolri menambahkan.

Selain itu, MUI juga menegaskan, bahwa jika ada aksi unjuk rasa lagi pada 25 November 2016 mendatang, itu tak ada kaitannya dengan MUI atau dengan bahasa lain demo itu di luar tanggung jawab MUI. (eru/tbn)

 

Category: Headline, Indeks Berita, Mabes Polri