Kabid Humas Polda Metro Jaya: Libatkan Saksi Ahli Tuntaskan Kasus Makar

56 views

Semerusatu.com: Hadirkan saksi ahli bahasa, programer, ITE,  dan saksi ahli bidang pidana. Para saksi ahli ini untuk mendalami proses pemerikaan kasus pemufakatan jahat atau makar, yang kini ditangani Polda Metro Jaya.

06 argo “Penyidik sedang melakukan pengembangan terhadap kasus itu dan kini ada tiga yang ditahan, selebihnya diberi pembinaan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes RP Argo Yuwono tanpa menyebut identitas mereka yang diduga melakukan makar, Selasa (6/12/2016).

Sebagaimana diketahui, terkait dugaan kasus itu, Polda Metro Jaya menangkap sejumlah orang yang diduga akan melakukan makar Jumat (2/12/2016). Mereka ditangkap di beberapa tempat yang berbeda, salah satunya adalah Putri Proklamator kemerdekaan Indonesia Rachmawati Soekarnoputri.

Saat itu, selain Rachmawati, ada beberapa orang lainnya yang ditangkap Polda Metro Jaya.

Kuasa Hukum Rachmawati Soekarnoputri Pengacara Aldwin Rahardian mengatakan, penangkapan itu berlangsung saat Rachmawati, Ahmad Dhani dan aktivis lainnya tengah bersiap-siap mengikuti aksi super damai 2 Desember. Rachmawati sendiri dibekuk ketika berada di kediamannya.

“Tuduhan makar. Bu Rachma ini kan mau melakukan bela Islam bersama-sama dengan umat muslim lainnya,” ujar Aldwin.

Saat ini, Aldwin sudah berada di Mako Brimob untuk melakukan pendampingan. Polisi juga belum menetapkan secara resmi status Ratna Sarumpaet, Rachmawati dan sebagainya.

Sebelumnya, aktivis Ratna Sarumpaet ditangkap polisi dengan tuduhan makar. Dia bersama dua orang stafnya dibawa menuju Markas Komando Brigade Mobile (Mako Brimob) di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Pimpinan Advokat Cinta Tanah Air Habiburokhman mengungkapkan, Ratna dibekuk saat berada di Hotel Sari Pan Pasifik, Menteng, Jakarta Pusat. Dari sana, dia langsung digiring ke dalam mobil dan rencananya akan diperiksa di Polda Metro Jaya.

“Ditangkapnya tadi pagi sekitar satu jam lalu di Hotel Sari Pan Pasific, saya ditelepon Mbak Ratna untuk datang mendampingi ke Polda, ternyata ada beberapa mobil malah menuju Mako Brimob,” ungkap Habiburokman.

Selain mereka, Kivlan Zen, Ahmad Dhani dan sejumlah orang lainnya dibekuk polisi. Mereka juga dituduh akan melakukan makar.

Mereka yang ditangkap sebelumnya banyak melontarkan pernyataan yang cukup keras dalam kasus penegakkan hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dinilai tidak adil.

Mereka juga mengkritik amandemen UUD 1945 yang menghilangkan ciri sosialisme Indonesia dan sebaliknya membuat negara terjerembab di kubangan neoliberalisme. Pandangan itu menurutnya telah membuat negara tidak lagi memberikan perlindungan maksimal kepada rakyat.

Menurut informasi yang beredar Sri Bintang Pamungkas dan kawan-kawan ini ditangkap polisi di berbagai tempat. Mereka yang ditangkap saat itu:

  1. Ahmad Dani ditangkap di hotel Sari Pan Pasific
    2. Eko ditangkap di rumahnya Perum Bekasi Selatan
    3. Adityawarman ditangkap dirumahnya.
    4. Kivlan Zein ditangkap di rumahnya kompleks Gading Griya Lestari blok H1 -15 Jalan Pegangsaan Dua
    5. Firza Huzein ditangkap di hotel Sari Pan Pasific.
    6. Racmawati ditangkap di kediamannya.
    7. Ratna Sarumpaet ditangkap di kediamannya.
    8. Sri Bintang Pamungkas ditangkap di kediamannya di Cibubur.
    9. Jamran ditangkap di Hotel Bintang Baru.
    10. Rizal Kobar ditangkap di samping Seven Eleven Stasiun Gambir, Jakpus. (eru)

 

Category: Headline, Indeks Berita, Polda