Polisi Terus Berburu Aset Dimas Kanjeng

47 views

Semerusatu.com: Tiga anggota  Ditreskrimum “merapat” di Jakarta usai menangkap sembilan “mahaguru” palsu. Ketiga anggota itu masih berada di Jakarta untuk mencari barang bukti kasus Taat Pribadi Dimas Kanjeng.

08 padepokan dimasKabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera menegaskan, tersangka Vijay juga telah dikronfrontir dengan tersangka Suryono terkait transfer uang  berjumlah miliaran untuk digunakan sebagai biaya seminar padepokan di Hotel di Jakarta.

Tersangka Vijay merupakan ketua pelaksana Event Organizer (EO) sekaligus menjadi dalang dari sandiwara sembilan “mahaguru” abal-abal ini. Rencananya, pihak kepolisian akan mendatangkan saksi ahli berupa pegawai bank yang kompeten untuk menelusuri aliran dana dari tersangka Suryono.

“Tersangka  Suryono ini mentransfer uang ke rekening tersangka vijay melalui berbagai bank diantaranya Bank BRI, BTN dan Mandiri. Oleh sebab itu, kami akan bekerja sama dengan pihak bank untuk memperkuat bahan bukti lainnya,” tandasnya.

Bahkan penyidik juga bekerjasa dengan Polres Probolinggo dan Polres Banyuwanggi untuk mencari keberadaan pemilik aset milik Taat Pribadi. Sebab, diketahui tersangka Taat mengatasnamakan bangunan dan tanah yang dibelinya itu memakai nama orang lain (sultan). Ada bangunan di Banyuwangi milik Taat yang dibeli dari seseorang yang diduga uang tersebut merupakan hasil penipuan bermodus penggandaan uang milik para korban.

“Jadi dari pengakuan orang telah menjula tanah dan bangunan kepada Taat, namun sertifikat atas nama orang. Ini kami masih mencari semua orang yang pernah terlibat jual beli bersama Taat Pribadi,” lanjutnya.

Sebelumnya, sebanyak 24 aset milik tersangka Taat Pribadi Alias Dimas Kanjeng disita oleh tim penyidik dari Subdit II Ditreskrimum Polda Jatim, Selasa lalu (29/11/2016). Puluhan aset terdiri dari bangunan rumah, bengkel dan sejumlah tanah. Selain itu, rumahd an bangunan di padepokan Dimas Kanjeng juga ikut disita,  termasuk rumah milik para istri tersangka Taat.

Penyidik Ditreskrimum dibantu oleh Polres Probolinggo,  memasang garis police line disekeliling pagar rumah istri ke tiga Taat Pribadi, bernama Mafeni, di Jalan Pahlawan, Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan,  Kabupaten Probolinggo. Polisi juga memasang banner bertuliskan “Disita Oleh Penyidik Ditreskrimum Polda Jatim”. Dan hinga kini polisi terus berburu aset milik Taat Pribadi Dimas Kanjeng hingga tuntas. (eru)

 

Category: Headline, Indeks Berita, Polda