Wanita Dijadikan Umpan, 8 Pelaku Rampok Dibekuk

48 views

Semerusatu.com: Unit Reskrim Polsek Sukun Polres Malang Kota berhasil meringkus 8 pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) dengan modus menggunakan umpan seorang wanita untuk kencan dengan korbannya, namun setelah itu korban diperas dan dilucuti semua hartanya.

21 malang kotaKe delapan tersangka itu  ULF, (perempuan) 18, warga asal Gondanglegi, MH, 23, warga Pagelaran, US, 23, warga Gondanglegi, RUS, 34, warga Bululawang, SR 38, warga Turen, SE, 25, warga, asal Sukun, HER ,23. warga Lowokwaru dan MH, 20, Warga Kedungkandang, Malang, sedangkan barang bukti yang berhasil disita antara lain  uang Rp 3,6 juta, dua buah senjata air soft gun, 6 butir amunisi, 1 unit mobil, 1 unit sepeda motor, 2 buah handphone, 1 rompi warna hitam bertuliskan Polisi,”  kata Kapolsekta Sukun, Kompol Sutantyo, Selasa (20/12/2016).

Kejahatan mereka itu terbongkar seteleha korbannya, Shaleh, 23, warga Jalan S. Supriadi, Sukun, Kota Malang melaporkan ke polisi,

lebih lanjut Kapolsek Klojen yang didampingi oleh Kasubbaghumas Polres Malanag Kota AKP Nunung Anggraeni SH saat merilis kasus tersebut di Polsek Sukun, mengatakan bahwa, kejadiannya berawal pengakuan pelaku pelaku wanita, ULF Dia mengaku handphonenya diambil korban dan tidak dikembalikan setelah sebelumnya berjalan-jalan di Batu dan melakukan hubungan intim dengan korban di sebuah Vila di Batu.

“Pelaku wanita, sudah kenal dengan korban lewat medsos. Mereka juga sering ketemu. Terakhir bertemu Sabtu (10/12). Mereka sempat berhubungan intim. Setelah itu kira-kira subuhnya mereka keluar cari makan, tetapi saat di warung makan yang perempuan ditinggal begitu saja dan hp nya dibawa korban,” jelas Sutantyo.

Kejadian itu diceritakan ULF kepada teman sekampungnya, MH dan teman lainnya memberitahu teman-temannya,  US yang menurut HM dikenalnya sebagai salah satu anggota polisi, US kemudian mengajak kawan lainnya untuk melacak keberadaan Shaleh lewat facebook.

Dari situlah pelaku mengetahui alamat korban. Mereka pun hari Minggu (11/12) mendatangi rumah korban di Jalan S. Supriadi Malang, Setelah itu korban diajak keluar rumah dan dipertemukan dengan ULF. Ketika itulah korban diperas. Di bawah ancaman para pelaku meminta uang  Rp 10 juta, “Korban yang ketakutan, berusaha mendapatkan pinjaman ke kerabatnya. Uang itupun diserahkan kepada para pelaku. Termasuk uang Rp 900 ribu yang ada di dompetnya, dirampas pelaku,” beber Sutantyo.

Atas kejadian itu korban pun melaporkan ke Polsekta Sukun Jumat (16/12). Setelah dilakukan penyelidikan, polisi pun langsung menangkap ULF pada Minggu (18/12) di kediamannya di Gondanglegi, yang kemudian berkembang ke pelaku lainnya.

Perbuatan ke delapan tersangka itu diancam dengan pasal 365 subsider 368 KUHP, dengan hukuman penjara maksimal 9 tahun,. (eru)

 

Category: Headline, Indeks Berita, Polres