Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2017, Polda Jawa Timur Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2016

79 views

Semerusatu.com: Kapolda Jawa Timur, Irjen Anton Setiadji pimpin apel gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2016 (Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2017), yang berlangsung Kamis (22/12/2016). Gelar yang berlangsung ini karena peningkatan aktifitas masyarakat ini, harus diantisipasi dengan baik oleh aparat keamanan.

16 okUntuk itu, Polri menggelar Operasi Lilin 2016, yang  dilaksanakan selama 10 hari, sejak 23 Desember 2016 hingga 1 Januari 2017.  Operasi ini dilakukan dengan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif yang didukung kegiatan  intelijen, serta penegakan hukum secara tegas  dan profesional.

Secara keseluruhan, Polri mengerahkan  85.744 personel Polri, dibantu 15.096 personel  TNI serta  55.130 personel gabungan dari Satpol PP, Dishub,  Dinkes, pramuka, dan Jasa Raharja. Para personil akan ditempatkan pada 1.609 pos pengamanan dan  643 pos pelayanan guna memberikan pengamanan  kamtibmas dan kamseltibcar lantas.

“Saya berharap, pelaksanaan Operasi Lilin 2016 ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, sehingga masyarakat dapat merasakan dampak nyata dari pelayanan yang diberikan. Untuk itu, seluruh personel pengamanan agar bekerja dengan sungguh – sungguh dalam memberikan pelayanan yang profesional kepada  masyarakat.

Pada kesempatan ini, Kapoda Jatim yang membacakan sambutan Kapolri Jenderal Tito Karnavian lebih lanjut menyampaikan, ada beberapa  hal untuk dipedomani

dan dilaksanakan, antara lain tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan

diri maupun satuan dalam melaksanakan  tugas, sehingga mampu merespon secara  cepat dan tepat setiap bentuk gangguan  kamtibmas yang terjadi. Para personel  pengamanan agar tetap waspada dan jangan  merasa under estimate terhadap setiap  potensi gangguan yang ada.

Selain itu, siapkan serta pelihara kondisi fisik dan  mental saudara untuk dapat senantiasa

memberikan pelayanan prima kepada  masyarakat kapan pun dan dimanapun. Persiapkan dengan baik seluruh peralatan,  sarana dan prasarana yang akan digunakan  untuk mendukung kelancaran dan keberhasilan operasi.

Laksanakan tugas dengan penuh rasa  ketulusan dan keikhlasan serta semangat  pengabdian terbaik, melalui tampilan sikap yang humanis dan simpatik, serta hindari  sikap arogansi dan kesewenang-wenangan.

Penggelaran personel harus mampu  memberikan rasa aman dan nyaman kepada  masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya, baik di tempat ibadah, tempat tinggal, jalur lalu lintas, lokasi wisata, maupun tempat – tempat lain yang merupakan police hazard.

Lakukan tindakan proaktif dan antisipatif  dengan melibatkan semua fungsi kepolisian

serta stakeholders terkait untuk  menghadapi ancaman aksi teror, sabotase

dan kejahatan berkadar ancaman tinggi,  serta cegah kegiatan sweeping yang  dilakukan oleh pihak yang tidak berwenang.

Laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas dan terukur terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas maupun kamseltibcarlantas.

Terakhir perkuat kerjasama yang sinergis dan harmonis dengan seluruh instansi terkait  serta segenap elemen masyarakat dalam rangka memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.  (eru)

 

 

Category: Headline, Indeks Berita, Indonesia