Kasus Asmara, Carok di Sampang Madura, Satu Tewas

85 views

Semerusatu.com: Pertumbuhan budaya modern dewasa ini terlihat semakin pesat, namun budaya ‘carok’ di wilayah Sampang, Madura, Jawa Timur sepertinya belum benar-benar hilang. Pasalnya Minggu (25/12/2016) hanya karena masalah percintaan dua warga Sampang harus terlibat duel menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan salah satunya meninggal dunia.

26 carokBerawal dari kepulangan Buhawi dari Malaysia yang bekerja sebagai TKI, sesampainya di rumahnya Desa Gunung Kesan Kec.Karang Penang, Buhawi dan istrinya langsung terlibat cekcok sampai-sampai istri Buhawi meminta cerai.

Dari pertengkaran tersebut, korban R selaku paman dari istri Buhawi menduga bahwa Istri Buhawi telah berselingkuh dengan tersangka M yang merupakan tetangga mereka.

Tersulut emosi karena diduga telah menyelingkuhi keponakannya, akhirnya R mendatangi rumah M dengan membawa sebilah celurit dengan maksud untuk menganiaya tersangka M. Walapun aksi dari R sempat dicegah oleh istri dan keluarganya karena ditakutkan terjadi pertengkaran, namun R tetap mengelak dengan alasan hanya akan melakukan klarifikasi dengan tersangka M.

Sesampai di rumah tersangka M yang berjarak sekitar 700 meter dari rumah R, tersangka M kebetulan berada di teras dan melihat R mendatangi rumahnya dengan menenteng sebilah clurit.

Khawatir terjadi sesuatu akhirnya tersangka M masuk kedalam rumah untuk mengambil clurit. Akhirnya setelah cekcok mulut, pertengkaran menggunakan senjata tajam pun pecah. Tidak ada warga yang berani melerai duel sajam tersebut sampai keduanya bersimbah darah. Akhirnya R jatuh tersungkur setelah terkena sabetan clurit di kepala sebelah kiri sedangka tersangka M langsung melarikan diri.

Mendengar keributan tersebut pihak Kepolisian segera mendatangi TKP untuk mengamankan lokasi. Di TKP petugas telah menemukan korban R tergeletak dikelilingi oleh keluarga korban. Korban segera dilarikan ke Puskesmas Karang Penang, namun sesampainya di puskesmas korban dinyatakan meninggal dunia.

Anggota Polsek Karang Penang segera memasang garis polisi dan mengamankan barang bukti yang berupa dua buah sarung clurit. Sedangkan anggota Buser Polres Sampang segera melakukan pengejaran terhadap tersangka M

Dalam tempo singkat, tersangka M langsung berhasil diringkus oleh anggota Buser Polres Sampang dan selanjutnya dibawa ke Polres Sampang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pasca kejadian tersebut, anggota Polsek Karang Penang bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi adanya aksi balas dendam dari keluarga korban. Selain itu anggota Polsek Karang Penang juga membantu proses pemakaman korban R. (eru)

 

Category: Headline, Indeks Berita, Polres