Berakhir, Operasi Simpatik Semeru 2017, Hasilnya 153 Tewas Laka Lantas

6 views

Semerusatu.com: Evaluasi operasi Simpatik Semeru 2017, yang bergulir 1 – 21 Maret sudah berakhir. Dasar gelar operasi ini untuk meningkatkan simpati masyarakat terhadap polisi lalu lintas guna mendukung kebijakan Promoter Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam rangka terciptanya keamanan keselamatan ketertiban kelancaran lalu lintas di wilayah Jawa Timur.

15 ibnu istichaHasil operasi  Simpatik Semeru 2017 tercatat 229.010 jumlah pelanggaran lalu lintas yang melibatkan jenis kendaraan 195.761 sepeda motor, 21.844 mobil penumpang, 1.643 bus, dan 9.762 mobil barang. Sedang pengemudi yang melakukan pelanggaran lalu lintas 6.777 PNS, 135.843 karyawan, 57.634 pelajar, 11.939 pengemudi dan lain lain 16.817.

Sementara dilihat dari segi usia yang melakukan pelanggran lalu lintas mulai usia  0-15  (tercatat                  11.311 orang), 16-25 (76.934),  26-45  (68.949), 46-55   (40.947), 56-60  (4.867) dan 60< (                      1.752).

Dirlantas Polda Jatim Kombes Ibnu Isticha, Rabu (22/3/2017) menjelaskan, selama berlangsung operasi Simpatik Semeru terjadi kecelakaan lalalu lintas sebanya 1.108 kasus, 152 tewas, 89 luka berat, 1.543 luka ringan dan Rp 1.247.050.000 kerugian meteriil.

Dikatakan, cukup memprihatinkan angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas di jalan. Selama berlangsung operasi Simpatik Semeru 2017, pengguna jalan seperti pengemudi atau pejalan kaki yang mengalami laka lantas cukup tinggi, 152 tewas sia sia.

“Kami berharap agar pengguna jalan termasuk pengemudi lebih ekstra hati hati atau santun berlalulintas dan tetap lebih meningkatkan disiplin saat mengemudikan kendaraannya di jalan,” harap Kombes Barung – sapaan akrabnya. (eru)

 

 

Category: Headline, Indeks Berita, Lantas