Polres Jember Bekuk Dua Pengedar Okerbaya Antar Kabupaten

5 views

Semerusatu.com : Genderang perang terhadap penggunaan obat-obat berbahaya terus dikumandangkan oleh Polres Jember.

 
Tidak ada kompromi. Inilah yang terjadi pada Rabo (3/5) berhasil membekuk dua Pengedar obat keras berbahaya (Okerbaya) atau biasa dikenal dengan sebutan pil koplo sebanyak 201.953 butir.

 
Dua Tersangka itu adalah Rif (25) warga Lamparan Pakusari Jember dan AN (28) Warga Kertosari Pakusari Jember.

 

 

Penangkapan Rif berawal dari informasi warga, bahwa tersangka sering melakukan transaksi Okerbaya. Dari informasi tersebut polisi langsung menindaklanjuti dan melakukan penangkapan.

 

 

Dari hasil penangkapan dan Pengembangan akhirnya polisi juga menangkap AN yang juga sama-sama mengedarkan barang haram tersebut.

 
“Keduanya kami tangkap karena, memang terbukti mengedarkan Okerbaya tanpa ijin resmi,” jelas Kapolres saat menggelar rilis Rabo (4/5) sore tadi.

 
Kapolres menjelaskan, kedua Pelaku adalah jaringan pengedar obat terlarang antar kabupaten yang sudah tiga bulan ini beroperasi di wilayah Jember dan Banyuwangi. “Keduanya membeli barang tersebut dari Malang,” ujar Kapolres.

 
Dari kedua tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) trihexyphenedil logo Y sebanyak 100.357 butir, Dexstro sebanyak 100.972 butir, uang tunai sebesar 20.000.

 

“Tersangka langsung kita amankan di Mapolres Jember, guna pengembangan lebih lanjut,” tukasnya.

 
Akibat perbuatanya kedua pelaku di jerat pasal 196 sub 197 Undang Undang No.36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Dengan ancaman hukuman pidana 10 Tahun dan 1.000.000.000″ urainya. (red)

Category: Headline, Indeks Berita, Narkoba