Operasi Patuh Semeru 2017 di Jatim, Polres Pasuruan Rangking Pertama Jumlah Tewas Laka Lantas

2 views

Semerusatu.com: Peringkat pertama kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang menyebabkan pengguna jalan tewas berdasarkan kwalitas adalah Polres Pasuruan tercatat 7 meninggal (MD), 7 luka berat (LB) dan 47 luka ringan (LR).

Ranking kedua Polres Nganjuk tercatat 7 MD, 1 LB dan 50 LR, ketiga Polresta Sidoarjo 6 MD, 3 LB dan 32 LR, Keempat Polres Banyuwangi 6 MD, 2 LB dan 28 LR dan rangking kelima Polres Blitar 5 MD, 2 LB dan 20 LR.

Untuk data kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tahun 2016 tercatat 611 dan tahun 2017 ada 717 naik 17,35 %. Tahun 2016 sebanyak 75 tewas laka lantas, tahun 2017 ada 97 tewas naik 29,33 %. Tahun 2016 ada 99 luka berat, tahun 2017 tercatat 65 mengalami penurunan 34,34 %. Tahun 2016 ada 791 luka ringan dan tahun 2017 sebanyak 1.044 naik 31,98 % dan kerugian materiil tahun 2016 sebesar Rp 810.575.000 dan tahun 2017 sebesar Rp 891.345.000 alami naik 9,96%.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera didampingi Kasubdit Gakkum Ditlantas AKBP Eddwi Kurniyanto mengatakan, sudah berakhir kegiatan operasi Patuh Semeru, yang digelar 9 – 22 Mei 2017, Senin (22/5/2017).  Giat ini dalam rangka  meningkatkan kesadaran  dan kepatuhan  masyarakat dibidang keamanan keselamatan  ketertiban  dan kelancaran  berlalulintas.

Sementara hasil anev (analisa dan evaluasi) kegiatan operasi Patuh Semeru 2017, seperti tahun 2017 sebanyak 118.916 pengguna kendaraan bermotor ditilang dibanding tahun 2016 tercatat 79.859  tilang ini mengalami kenaikan 49,91 %. Sedang Tahun 2017 tercatat 3.944 teguran, tahun 2016 ada 248 teguran, ini mengalami kenaikkan sebesar 1.490 %.

Sementara jenis kendaraan yang terlibat pelanggaran tahun 2016 70.418 sepeda motor, tahun 2017 104.881 sepeda motor, mengalami kenaikkan 48.94 %.  Sebanyak 5.302 tahun 2016 tercatat mobil penumpang dan tahun 2017 tercatat 7.840 ini mengalami naik 47,87 %. Untuk tahun 2016 angka menunjukkan 453 mobil bus dan tahun 2017 sebanyak 722 naik 59,38 %. Tahun 2016 3.686 mobil barang dan tahun tahun 2017 5.472 naik 48,45 %.

Pekerjaan pelanggaran diawali dari pekerja negeri sipil (PNS) tahun 2017 ada 2.390 dan tahun 2017 tercatat 3.426 naik 43,35 %. Tahun 2016 47.619 karyawan swasta dan tahun 2017 ada 69.198 naik 45,32 %. Tahun 2016 ada 18.906 pelajar atau mahasiswa, tahun 2017 tercatat 30.016 naik 47.87 %. Tahun 2016 ada 3.334 pekerjaan pengemudi, tahun 2017 sebanyak 4.930 naik 47,87 %. (eru)

 

Category: Headline, Indeks Berita, Lantas