Kapolda Jatim: Pengamanan Internal dan Masyarakat Wajib Ditingkatkan

7 views

Semerusatu.com: Paska teror terhadap anggota Brimob Mabes Polri, Kepolisian Daerah Jawa Timur turut meningkatkan pengamanan, baik terhadap anggotanya, maupun markasnya. Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin menjelaskan, tidak hanya pengamanan terhadap internal Polri, namun pengamanan terhadap masyarakat juga harus ditingkatkan.

“Kami sudah lama instruksikan, jajaran Jawa Timur harus all out pengamanan dirinya, kesatuannya maupun masyrakat, individu, pos pam pos pam maupun di Polsek, Polres dan Polda harus wajib menjaga keamanannya, meningkatkan kewaspadaannya,” ujar Kapolda, Sabtu (1/7/2017).

Kapolda menegaskan, jika pihaknya juga akan menurunkan seluruh jajarannya, baik dari Brimob maupun Propam, untuk melakukan pemeriksaan secara tertutup terhadap anggota yang bertugas.

“Kami lihat, ngecek Polsek maupun Polres, tidur akan saya tindak, tindak keras, kalau ketahuan tidak waspada, tidak meningkatkan pengamanan dirinya, pasti nanti akan kita tindak,” tegas Kapolda.

Selain itu, Kapolda juga menginstruksikan kepada anggota yang memiliki izin menggunakan senjata api, untuk senantiasa membawa senpi tersebut ketika bertugas. Namun dihimbau juga untuk tidak terlalu paranoid dengan orang lain.

“Kewaspadaan pentimg, tetapi kita tetap punya tugas pengayomi dan melindungi masyrakat, melayani masyarakat, penting. Jangan orang mau nanya, kita waspada,” tambahnya.

Kapolda memerintahkan kepada seluruh anggota kepolisian, melakukan kewaspadaan terhadap siapapun, terlebih di tempat tempat umum. Polisi, kata Kapolda berwenang menghentikan orang, menanyakan identitas orang, tetapi tetap dengan cara yang santun dan sopan

“Saya perintahkan, tetap waspada terutama yang tidak dikenal dikenal, tahu tahu datang bawa ransel, itu pasti harus ditanya,” lanjut Kapolda. (eru)

Category: Headline, Indeks Berita, Polda