Mas Bup Temui Pendemo Pelajari Tuntutan, Polwan Polres Kediri Kota Lantunkan Asmaul Husna

Kediri ( SemeruSatu.Com )—Suasana berbeda nampak di Depan Pendopo Panjalu Jayati Kantor Bupati Kediri, dimana Puluhan Polwan Polres Kediri Kota atau Srikandi Polres Kediri Kota terlihat berjaga jaga bersiap sambut aksi damai ratusan warga Eks Dusun Balerejo Desa Babadan Kabupaten Kediri, dalam siaga itu puluhan Srikandi Polres Kediri Kota nampak melantunkan ayat-ayat Asmaul Husna.

 

Aksi Damai yang di lakukan Ratusan massa dari Aliansi Ormas GR-MKLB, Bara Juang dan Kelompok Tani Maju Makmur Desa Babadan Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri, menuntut agar Bupati Kediri berpihak kepada warga dan mendukung proses redistribusi tanah seluas 124 hektar.

Kabag ops Polres Kediri Kota Kompol Abraham juga nampak bersiap bersama para anggotanya terlihat melantunkan ayat-ayat Asmaul Husna.

Dari sejumlah orasi yang didengungkan, massa menuntut atas permohonan pengembalian hak atas tanah warga di eks Dusun Balerejo Desa Babadan Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri.

“Warga Eks Dusun Balerejo Desa Babadan Kecamatan Ngancar sekitar 158-an KK merasa diperlakukan tidak adil dan tidak layak secara kemanusiaan oleh PTPN XII Ngrangkah Pawon (dulu PTPN X), ketika pada tahun 1966 mereka dipaksa oleh PTPN untuk melepas hak penguasaan atas tanah di area Eks Dusun Balerejo seluas kurang lebih 124 Ha. Kami meminta agar tanah yang telah mereka kuasai secara sah selama 21 tahun sejak tahun 1945 (sepeninggal Pemerintahan Jepang) dikembalikan kepada masyarakat.”teriak Korlap aksi.

Aksi berjalan lancar dimana personil gabungan TNI,Polri dan Satpol PP bertindak humanis saat pengamanan aksi ratusan massa tersebut.

“Kami persilahkan massa menyampaikan aspirasi dengan baik, dan kami himbau jangan sampai bertindak anarkis. Kami akan mengamankan dan mengawal aksi kalian dengan baik.”kata Kompol Abraham,Kabag Ops Polres Kediri Kota, Rabu (29/9/2021)

Sembari berorasi dan berkeinginan bertemu Bupati Kediri, Massa kemudian ditemui oleh Bupati Kediri Hanindhito dan menyerahkan dokumen untuk dipelajari Bupati Kediri.

“Kami akan pelajari dokumen ini terlebih dahulu, dan kami meminta waktu 1 hari saja.” ujar Bupati Kediri saat menemui massa.(tim)