Pendirian Pojok Baca Desa Wujudkan Masyarakat Desa Yang Cerdas

Jombang ( SemeruSatu.Com )–Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan (IIP) Universitas Airlangga membantu masyarakat mendirikan Pojok Baca di lingkungan Balai Desa Ngrimbi Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang.

Program ini merupakan pengabdian masyarakat oleh para Dosen IIP yang dilakukan tiap tahun. Hendro Margono, S.Sos., MSc. PhD mengemukakan bahwa untuk Tahun 2021 ini ada 6 Kabupaten (Jombang, Gresik, Kediri, Nganjuk, Trenggalek dan Ponorogo) yang menjadi lokasi Program Pengabdian Masyarakat yang di lakukan oleh para dosen IIP.

Keberadaan Pojok Baca ini diharapkan mampu melayani penduduk Desa Ngrimbi khususnya dan masyarakat sekitarnya yang ingin membaca bahan bacaan ringan, pengetahuan dan mencari sumber informasi tepat guna yang mereka butuhkan. Dengan desain ruang yang nyaman dan bentuk rak menarik yang dilengkapi dengan koleksi buku terdiri dari bahan bacaan ringan seperti novel, majalah dan buku cerita.

 

“Untuk melayani masyarakat akan bahan bacaan akan dibuat layanan antar ke masyarakat desa yang jauh dari lokasi pojok baca, “kata Endah Mujianti, S.Pd. selaku ketua penggerak PKK.

Lebih jauh menurutnya, akan diadakan sebuah perpustakaan keliling dengan sepeda motor roda tiga untuk melayani penduduk yang terpencil. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan layanan pojok baca kepada penduduk yang secara fisik tidak mampu untuk datang ke balai desa. Dengan demikian, tujuan dari program kepala desa terpilih (Samsul Hadi, S.Pd.I ) menuju masyarakat desa yang cerdas dapat diwujudkan melalui Pojok Baca Desa Ngrimbi.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Imam Yuadi, S.Sos., M.MT, PhD. mengatakan keberadaan pojok baca desa ini diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya secara maksimal ditengah situasi kondisi Covid-19 dimana masyarakat desa dari usia balita hingga dewasa gemar menggunakan media sosial dan gadget.

Dimungkinkan bahan bacaan yang tersedia dapat mengalihkan pengaruh negatif dari media sosial. Tentunya, dibutuhkan kerjasama semua pihak baik perangkat desa, ibu-ibu PKK dan seluruh lapisan masyarakat Desa Ngrimbi. Lebih jauh dikemukannya bahwa akan ada program-program kelanjutan untuk tahun selanjutnya (misalnya pelatihan perpustakaan berbasis inklusi sosial) dalam meningkatkan layanan Pojok Desa Ngrimbi ini.

Disamping pembukaan pojok baca, juga diadakan pelatihan pembuatan pojok baca desa untuk peningkatan gemar membaca.

Acara pelatihan disampaikan oleh Dr. Tri Susantari, Dra, Msi yang dibantu oleh Endang Gunarti, Dra., M.I.Kom. yang menyampaikan materi aspek teknis bagaimanana mengelola pojok baca dari mulai pengadaan koleksi, pengolahan bahan pustaka hingga pelayanan kepada pengguna. Para perserta yang merupakan calon pengelola pojok baca terlihat antusias mengikuti acara pelatihan dari awal hingga akhir acara.

Sejauh ini juga ada 5 Kabupaten masing-masing Kediri, nganjuk, trenggalek, ponorogo dan Gresik yang masih akan dikerjakan mulai minggu depan.(PD)